BREAKING NEWS

Berita

SURAT JALAN KELUAR MASUK DAERAH PERLU DITETAPKAN dan DITERAPKAN KEMBALI

Selamaini masyarakat yang ada di kota mupun masyarakat yang ada di daerah pedalaman Papuadengan seenaknya ke kota atau ke kampung dengan tujuan yang tidak benar. Halini terjadi terutama di kalangan muda. Orang muda saat ini banyak yangmondar-mandir ke kota dan ke pedalama tinggalkan sekolah dan kampong halamannyasehingga banyak anak yang terpengaruh dengan kehidupan anak-anak di kota.Bahkan tergoda dengan minuman keras dan freesex yang hanya mencari kenikmatansesaat. Hal ini membawa dampak yang sangat besar terhadap generasi muda Papua.Penyebab terjadinya hal ini dikarenakan tidak adanya surat jalan. Jika adapengurusan surat jalan maka semua orang yang turun dari Pedalaman Papua tanpatujuan ini tak terjadi. Karena, tidak ada lagi orang urus surat jalan makasemua orang dengan mudahnya naik turun meskipun dengan tujuan ataupun hanya sekedarjalan-jalan tanpa tujuan yang bena.

Halini terbukti dan memberikan banyak contoh misalnya:

a. Setiap pegawai negeri terutama guru yang tanpatujuan turun ke kota sampai tak peduli dengan tugas mengajarnya. Sehinggasamapi dengan sekarang ini banyak guru-guru maupun pegawai kantor yang dengantujuan yang jelas meninggalkan tempat tugasnya dan semuanya lari menuju kekota-kota dengan alasan yang mereka pakai yakni ad urusan penting yang harussegera diselesaikan dari kota, oleh karena dampak itu sekolah-sekoalah dipedalaman baik ibagian pesisir maupun pegunungan banyak yang tidak dapatdiperhatikan lagi akhirnya siswa/I yang seharusnya punya hak untuk memerolehpengetahuan tetapi karena dengan cara seperti ini akhirnya banyak yang putusditengah jalan.

b. Setiap anak muda pada saat ini ramai naik turun kepedalaman dan kota tanpa tujuan yang sebenarnya. Tujuan mereka hanya melihatkondisi kota yang bagaimana dan kondisi pedalaman yang bagaimana. Selain dariitu, tujuan utama mereka adalah membeli minuman keras, aki ,tape untuk acaragoyang di pedalaman yang diadakan di Balai-balai Desa atau di tempat-tempattertentu yang mereka anggap aman pada malam hari. Acara yang dimaksud bukanacara goyang saja melainkan acara sex bebas pun berlangsung sehingga penyakitIMS (Infeksi Menular Seksual) pun banyak yang terjangkit dan pada akhirnyapenyakit AIDS pun tidak menjadi asing di kalangan ini. Hal ini menyebabkanangka kematian yang cukup menonjol dan menghabisi manusia Papua mulai dari yangmuda hingga yang dewasa.

c. Banyak mama-mamayang naik turun ke kota dengan urusan bisnis. Bisnis yang mereka lakukan yaitumenjual-beli minuman keras. Minuman keras yang mereka perdagangkan menyebabkanbanyak masalah baik di keluarga maupun di luar keluarga yang membawa konflikpada masyarakat Papua itu sendiri yang disebut dengan orang Papua makan orang Papua.Akhirnya dengan melihat seperti ini orang yang non Papua melihat dan merekatertawa apa yang dilaukan oleh orang Papua yang mabuk dan melakukan hal-halyang tidak wajar yang dilakukan oleh orang Papua.

d. Banyak anak-anak remaja yang pulang pergi kota danakhirnya dampak yang timbul adalah anak-anak itu menjadi tidak bisa bekerja,hanya jalan taputar di kota-kota, hal ini sangat terlihat jelas di Nabire.

e. Mudah terpengaruhdengan miras, dala hal ini sejauh pantaun di mata saya, banyak orang baik ituanak-anak maupun orang dewasa yang baru ke kota, banyak yang terjerat karenaminuman keras. Hal ini bisa terlihat Nampak, contohnya di nabire sepanjangpantai Maf di belakang taman gizi banyak sekali orang yang mengomsumsi minumankeras.

Dengan melihat realitaitu, maka dihimbau kepada perintah agar melakukan pengontrolan. Dulu sebelumadanya jalan darat kehidupan lebih baguus karena harus melalui jalan udaramelalui pesawt maka, bagi orang yang maupulang pergi dari satu kota ke kota lain harus menggunakan surat jalan, namun sekarangkehidupannya masyarakat malah lebih rusak, karena dipermudah dengan jalandarat, sehinnga dengan jalan darat itu memudahkan orang-orang baik, tua, mudabahkan anak-anak pun pulang pergi denagan seenaknya.
SURAT JALAN KELUAR MASUK DAERAH PERLU DITETAPKAN dan DITERAPKAN KEMBALI Reviewed by Majalah Beko on 15.42.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.