BREAKING NEWS

Berita

Guru Tuaku Yang Kokoh

Bruder itulah panggilan,anak-anak sekolah serta masyarakat setempat,kepada guru tuaku yakni bruder prapta widjaya,SJ.Dialah sosok orang pekerja keras serta Pembina asrama tetapi bruder lebih pada mengelola lingkungan milik SMA YPPK Adhi Luhur, kapela lecocq d’Armandville,serta Asrama Putra Teruna Karsa,ketiga tempat ini merupakan bagian dari tugas bruder untuk mengontrolnya.ketiga tempat ini dihiasi oleh berbagai macam bunga dan pepohonan yang tampak hijau, bila dikunjungi orang nampaknya memikat hati para pengunjung lokasi itu mereka ingin memandang bunga-bunga serta tanaman-tanaman yang menghijau tersebut.

Bruder yang lahir pada saman penjajahan belanda ini di utus ke papua oleh serikat jesusu pada tahun 2001,ia di tugaskan di pedalaman papua di wagete,kemudian bruder di pindahkan ke nabire pada tahun 2001 juga karena alas an kesakitan kemudian ia bergabung dengan anak-anak asrama putra teruna karsa.karena hobinya bekerja maka bruder lebih mengontrol lingkungan asrama sekolahan,dan lingkungan kapela dan juga bruder membina anak-anak asrama.bruder yang tua ini dapat menysikan waktunya untuk membaca buku pagi sebe mengikuti misa pagi di kapela,dan biasanya pada hari-hari minggu,walaupun matanya sudah gelap unruk melihat tulisan.

Bruder hendak meninggalkan papua dan asrama karena usianya sudah tua dan matanya mulai kabur,dan masa untuk untuk bertugaspun sudah selesai.guru tuaku meninggalkan asrama sekolah pada tahun 2010.dan kini ia sedang berada dengan rekan-rekanya di jawa.

Mau tahu tentang sekilas tentang bruder prapta alias guru tuaku dari waktu ke waktu,hari ke hari,bulan ke bulan ia selalu meghabiskan waktunya untuk bekerja baginya bekerja adalah bagiana dari hidupnya.Tanpa mengenal rasa lelah,capek,walau terik matahari yang menyengat membakar kulitnya yang keriput ,walau lapar,haus,walau usianya pun sudah sangat tua tetapi ia masih tampak kokoh dan berdiri membungkuk,tetapi ia tanpa bosan terus dan terus memelihara,menjaga,memberi pupuk,tanamannya.Tanaman-tanaman bruder prapta ini memeberikan pesona bagi banyak orang.

Cara bekerjanya sangat teliti semua anak-anak akan terasa bosan bila bekerja dengannya karena terlalu banyak perintah dari bruder dan perinttah tersebut harus diikuti apa yang diperintahkanya,jika tidak maka bruder akan memarahi anak-anak yang kerja tidak sesuai dengan perintahnya,membosankan tentu tetapi ada hikmah dari kedisiplinan cara bekerja bruder prapta.

oleh Hengky Yeimo)*
Guru Tuaku Yang Kokoh Reviewed by Majalah Beko on 15.16.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.