BREAKING NEWS

Berita

Musyawarah IPMN - Jayapura Berakhir Rincuh

Logo Kab Nabire, Foto : ist
BEKO, Jayapura--- Ikatan Pelajar Dan Mahasiwa Nabire se kota studi jayapura menggelar Musyawarah Organisasi Mahasiswa yang kelima yang digelar di Asrama Tunas harapan Padang Bulan pada jumat (27/4).

Pembahasan ADART berjalan dengan aman namun. Disela sela pembahasan AD ART bab keempat, mengenai permusyawaratan dan kekuasaan organisasi Terjadi kekeliruhan dan kesalah pahaman mengenai pembahasan bab 4 tentang permusayawaratan dan kekuasaan organisasi sebagimana tertera  dalam ADART. Dan peserta meminta agar dalam pasal ini perlu menambahkan satu pasal yaitu Wilayah Kekuasaan Organisasi IPMN. Namun dalam bab ini terjadi perdebatan.

Dalam membahas willayah kekuasaan diatas, sebagaimana tertera dalam baba 4  mahasiswa asal lehim menuntut agar dalam bab ini perlu di perjelaskan mengenai wilayah teritorial Kabupatan Nabire dan wilayah kekuasaan IPMN kemudian dalam pembahasanya tidak mendaptakan solusi.

Di Muka Dima ADART sudah sangat jelas membahas tentang wilayah kekuasaan secara utuh batas wailayah kabupaten Nabire sesuai dengan  Perda 32 tahun 2004 telah menetapkan 12 yang menjadi wilayah kekuasaan kabupaten nabire dan UU/NO.21/2001 terhadap Otonomi Khusus Provinsi Papua. 

Namun setelah ada tawaran dari forum barulah terjadi perubahan dalam bab ke 4 yang awalnya berbunyi permusyawaratan dan kekuasaan organisasi diubah menjadi permusyawaratan dan pengambilan keputusan.
Disela-sela pembahasan muncullah penambhan satu pasal dalam bab 4 oleh Yustinus Butu selaku Stering Komite pasalnya yang berbunyi wilayah kekuasaan IPMN terdiri dari 12 Distrik  yang ada di Kabupaten Nabire diantaranya adalah Distrik Menow, Distrik siriwo, Distrik Topo, Distrik Dipa Distrik Yaur, DIstik Napan,  Distrik wanggar, Distrik Yaro, Distrik Nabire Kota, Distrik Makimi, Distrik Kimi Dan Distrik Nabire Barat akhirnya terjadi kericuhan. Karena terjadi  perdebatan yang tidak terdapatkan soslusinya.

Isi hati mahasiswa LEHIM seusai kericuhan berkahir pemimpin sidang yang kami hormati dengan adanya lehim dan mapi begitu saja di keluarkan kami mau agar kami di keluarkan dalam aturan organisasi  kami tidak ada niat untuk intervesnsi.

Dengan hormat teman-temah Lehim segera tinggalkan tempat sidang. Organisasi seharusnya verifviikasi baru debat kandidat segera siapkan rekomendarsi untuk lehim dan mapi jangan kami di bubarkan tidak sesuai dengan mekanisme organisasi. Sebaba kami berorganisasi ini bagian dari pembelajaran kalau mau keluarkan harus bermartabat senioritas juga tolong arahkan denga cara aturan organisasi. 

Harapan mahasiswa LEHIM juga menegaskan sementara ini pembangunan di Kabupaten Dogiai masih di bantuh dan separuh oleh Kabupaten Nabire seharusnya kami berhak untuk  dan  masih bagin dari Kabupaten Nabire itu kamu harus tahu pugnkasnya.

Setelah itu barulah mahasiswa asala lehim meniggalkan tempat persidangan kemudian selaku senioritas  Andi Gobay maka saya di undang oleh panitia  untu jadi pinalis di Asrama Putri Nabire untuk menjadi pinalis dalam melakukan ini saya tidak punya kepentingan pribadi  seharusnya saya berkerja hari ini  tetapi saya merasa sebagi senior meluangkan waktu untuk hadir bersama teman-teman.

Setelah demikian pemimpin sidang menskorsing waktu kemudian dilanjutkan denga acara rama-tama dan acara pemilihan Ketua Ikatan Pelajar Mahaiswa Nabire ini berjalan sesuai dengan mekanisme yang di tetapkan pada saaat pembahasan tata tertib.
BEKO/Yeimo Hengky

Musyawarah IPMN - Jayapura Berakhir Rincuh Reviewed by Majalah Beko on 20.46.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.