BREAKING NEWS

Berita

Bahaya Pergaulan Buruk (Efek Free Sex bagi Remaja Papua)


Manusia tak terlepas dari interaksi sosial antarindividu, kelompok, bahkan masyarakat luas. Dalam interaksi sosial itu terjadi pengaruh-pengaruh yang saling memengaruhi antarsesama. Baik itu pengaruh yang negatif maupun pengaruh yang positif. Hal itu tergantung pada lingkungan dan orang-orang dimana kita berinteraksi.
Manusia pada usia remaja sangat berpengaruh pada berbagai macam hal. Pada usia ini, seseorang ingin sekali untuk mencoba dan mempelajari hal apa saja yang ia tertarik. Sayangya, kebanyakan remaja tak memepertimbangkan lebih dulu. Misalnya, apa gunanya kita melakukan hal tersebut, efeknya apa yang akan mencul, apakah setelah kita melakukan hal itu menguntungkan atau merugikan. Disinilah, kebanyakan remaja jadi korban. Dan, inilah sebabnya remaja terlihat tua, cepat putus sekolah dan masa depan jadi buram.
Kembali pada lingkungan dan pergaulan buruk remaja di Tanah Air, Papua. Di Papua, lingkungan sosio-budaya sudah bergeser ke arah yang tak menentu. Dimana norma-norma agama dan budaya setempat terusik jauh. Jauh beda dari yang sebelumnya, dari yang lebih baik. Kini, lingkungan tercemar oleh budaya asing. Konsumsi minuman keras, narkoba dan sex bebas sudah menjadi budaya baru di Papua. Sayang sekali teman-teman, moral berubah warna dari yang abu-abu kini semakain hitam. Bukannya seakan putih. Ini berarti lingkungannya sudah jorok bukan lagi buruk.
Ditinjauh dari bahaya sex bebas. Papua sudah sering mendapat juara di bidang HIV-AIDS yang korbannya dominan anak muda. Ini sudah jelas bahwa salah satu faktornya pergaulan buruk yang ujung-ujungnya sex bebas (dong bilang sex free obat bayar di apotik). Modus yang terjadi di lingkungan anak muda pun bervariasi. Kadang mereka membawa teman-temannya ke arah keramaian. Terutama, di malam minggu atau acara-acara goyang. Disanalah terjadi hubungan tolol itu.
Selain dengan cara di atas,ada juga dengan bergonta-ganti pacaran. Hari ini berjalan dengan teman cowok atau cewek yang lainnya kemudian setelah melakukan hubungan intim mereka putus lagi untuk mencari yang baru (istilahnya su bosan cari yang baru). Masih banyak lagi, caranya bervariasi sesuai dengan pergaulan anak muda ke arah negatif.
Sebagai anak muda, apapun yang mereka lakukan, mereka anggap baik sekalipun itu sangat buruk dan memengaruhi perkembangan mereka. Seringkali sifat selektif itu hilang. Dan, timbullah keinginan untuk menerima dan mencoba segalah sesuatu. Sifat itulah yang membawa kita pada kecanduan. Lebih parahnya, sesuatu yang kita sudah coba itu kadang sulit untuk dilepaskan.
Melakukan sex bebas banyak efeknya. Dengan sex bebas kita bisa putus sekolah, menanggung malu, hubungan dengan kenalan jadi renggang, risiko mengidap penyakit, terlihat tua di usia muda dan lebih banyak lagi. Salah satunya, spritual kita pun terganggu karena hal tersebut dosa. Oleh karena itu, melakukan pertimbangan dan sifat adaptif terhadap lingkungan menuju ke arah yang membangun adalah sangat penting bagi kita, masa depan dan masyarakat kita. 
*(jhn).


Bahaya Pergaulan Buruk (Efek Free Sex bagi Remaja Papua) Reviewed by Majalah Beko on 18.14.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.