BREAKING NEWS

Berita

Siswa SMA YPPGI Nabire Lulus 100%, 2 Siswa Meninggal Setelah UAS

Para siswa SMA YPPGI Nabire menghiasi pakaian seragam dengan coretan-coretan dan merobek pakaian seragam setelah mendengarkan hasil lulus 100 %, Jumat (15/5/2015).
Nabire, Majalah Black Koteka - - 73 siswa kelas XII asal SMA YPPGI Kabupaten Nabire lulus Ujian Nasional (UN) 100 %, 2 siswa diantaranya meninggal dunia setelah mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS).

Hal tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMA YPPGI Nabire, Markus Tebai, S.Pd. kepada Majalah Black Koteka di Nabire, Jumat (15/05/15) siang.

“Sebenarnya 73 siswa, tapi 2 (dua) orangnya meninggal. Satu dari IPA dan satu dari IPS. Dua orang meninggal itu setelah mengikuti Ujian Sekolah (US). Sehingga, 71 siswa lainnya telah berhasil lulus,” kata kepala sekolah yang telah meluluskan 109 siswa pada tahun 2014 lalu

Markus menambahkan, jurusan IPA terdapat 15 siswi dan 16 siswa. Sedangkan, Jurusan IPS terdapat 34 siswa dan 8 siswi.

Markus mengatakan, dirinya bangga melihat anak didiknya berhasil karena dirinya yang berasal dari pedalaman, apalagi rata-rata siswa didikannya adalah orang asli Papua (OAP).

“Saya sebagai Kepala Sekolah SMA YPPGI bangga karena semua siswa menyelesaikan pendidikan adalah rata-rata orang Papua dan anak-anak siswa lebih banyak dari pedalaman atau kampung,” ujarnya.

Lanjutnya, “Saya juga anak kampung. Hal ini disebabkan karena melihat pada lingkungan dalam mengajar di sekolah saat itu.”

Dalam sambutannya, Markus menyampaikan, anak-anak harus melanjutkan pendidikan dengan gelar minimal sarjana strata (S-1). Hal ini disampaikannya karena melihat perkembangan yang terjadi saat ini di Kabupaten Nabire, seperti kawin dalam usia muda dan putus sekolah.

Sementara itu, seorang siswa yang baru saja lulus dari SMA YPPGI Nabire, Ancelina Dogomo mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepala sekolah dan para guru SMA YPPGI Nabire karena dia bersama teman-temannya lulus 100 %.

“Karena pertolongan Tuhan, sehingga bisa berhasil dan seluruh guru yang ada di SMA YPPGI. Kami mengucapkan terima kasih atas membimbing, mengarahkan serta memberikan pengetahuan kepada kami, ketika masuk kelas 1 hingga selesai kelas 3,” katanya dengan bangga.

Siswa lain yang lulus, Yakobus Woge, mengungkapkan hal yang sama. Selain itu, dirinya tidak menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang telah melahirkan hingga membiayai sekolah.

Selain itu, Yakobus berterima kasih kepada orang tua walinya, Dainel Dogomo yang selalu membiayai sekolah selama SMA. “Daniel Dogomo, adalah satu-satu orang yang berjasa dalam hidup saya selama saya SMA. Dia yang memperhatikan dan membiayai saya selama sekolah di Nabire,” tuturnya.

Ketika ditanya Majalah Black Koteka, apakah ada keinginan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, Yakobus mengatakan, apabila biaya mencukupi, maka dirinya akan melanjutkan pendidikan selanjutnya di perguruan tinggi. (Yohanes Dogomo/BEKO) 
Siswa SMA YPPGI Nabire Lulus 100%, 2 Siswa Meninggal Setelah UAS Reviewed by Majalah Beko on 19.44.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.