Breaking News

Berita

Ini Kriminal Murni, Masyarakat dan Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua di Jayapura Minta DPRP Segera Tuntaskan Kasus Organda

Massa aksi sempat dihadang Aparat Kepolisian sebelum beraksi, Jumat (12/06) pukul 10.56 WPB. Foto: IT/Beko.
Jayapura, Beko - - Masyarakat dan Mahasiswa asal Pegunungan Tengah Papua di Jayapura kembali beraksi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Jumat (12/06) pagi. Massa aksi menuntut DPRP segera mengusut tuntas kasus Organda yang menimpa warga Pegunungan Tengah Papua di Jayapura, beberapa hari yang lalu.

Orator Aksi, Alius Asso mengatakan, massa aksi merupakan pihak korban. “Kami itu pihak yang korban. Kami bukan pelaku yang melakukan kriminal di Organda,” tegasnya di hadapan DPRP, Aparat Keamanan dan warga serta Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua.

Alius meminta DPRP segera tuntaskan kasus Organda tersebut. “Segera tuntaskan rumah warga serta beberapa dari kami korban akibat pengkroyokan. Semua tidak dapat diselamatkan,”

Sehingga, lanjut Alius, itu harus dipertanggung jawabkan, karena kasus Organda merupakan kriminal murni. “Masalah ini jangan dikaitkan dengan masalah politik, karena kejadian kriminalitas murni,” tegasnya.

Alius menegaskan lagi, DPRP dan pihak keamanan segera ungkap pelaku penyerangan di Asrama Nabire serta asrama yang lainnya.

Lanjutnya, kami mengutuk pelaku kriminalitas dan orang yang memfasilitasi mereka (pelaku).

Selain itu, Alius mengatakan beberapa orang yang mengatasnamakan diri sebagai kepala suku Pegunungan Tengah Papua saat rapat bersama Kapolres Jayapura beberapa hari yang lalu, tidak sah. “Beberapa orang yang menamakan diri kepala suku Pegunungan Tengah itu tidak sah, yang mana kemarin melakukan rapat bersama Kapolres. Tempat yang sah adalah di saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Yunus Wonda mengatakan, pihaknya akan mengundang semua pihak terkait untuk menuntaskan kasus Organda ini. “Kami akan mengundang semua paguyuban, Bupati Kabupaten Kota Jayapura, Wali kota, kapolres, kapolda serta semua pihak yang terpenting untuk berdialog sama-sama menemukan titik terang untuk mencari kedamaian,” ujarnya.

Wonda menegaskan, tidak ada lagi orang yang mengatasnamakan kepala suku dan datang ke DPRP. “Jangan ada lagi datang menamakan diri kepala suku, lalu datang ke DPRP, karena kita semua keturunan kepala suku dan bisa mengatasi masalah,” tegasnya.

Lanjut Wonda, Senin (15/06) mendatang, kita akan duduk sama-sama untuk menyelesaikan masalah ini melalui dialog damai. (Isodorus Tebai/Beko)
Ini Kriminal Murni, Masyarakat dan Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua di Jayapura Minta DPRP Segera Tuntaskan Kasus Organda Reviewed by Majalah Beko on 20.55.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.