Breaking News

Berita

AMP KK Malang Peringati 17 Tahun ‘Biak Berdarah’

AMP KK Malang saat menggelar aksi demo damai. Foto: AP/Beko.
Malang, Beko - - Puluhan mahasiswa asal Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota (KK) Malang Raya menggelar aksi demo damai dari titik pusat di Stadion Gajayana sampai titik aksi di kantor Balai Kota Malang, Senin (06/07) pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Dalam aksi yang bertema “Negara Bertanggungjawab Atas Kejahatan Terhadap Kemanuasiaan di Papua” dan  bertepatan dengan 17  tahun Biak Berdarah ini, AMP KK Malang Raya menuntut Pemerintah Indonesia, Jokowi - JK  segera tuntaskan kasus HAM di Papua, yakni Biak Berdarah yang menewaskan 263 orang dan lainnya luka berat serta kasus pembunuhan lainnya yang terjadi di tanah Papua yang sampai saat ini belum diusut hingga tuntas.

AMP KK Malang Raya menilai, TNI dan Polri yang berada di Papua adalah dalang atau pelaku  kekerasan dan pembunuhan warga sipil di Papua. Oleh karena itu, AMP KK Malang Raya meminta Jokowi-JK segera menarik TNI dan Polri yang ada di tanah Papua.

AMP KK Malang Raya juga meminta Jokowi segera membuka ruang demokrasi seluas-luasnya serta memberikan kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokratis bagi bangsa Papua.

Di samping itu, AMP KK Malang Raya meminta Jokowi segera  menutup perusahaan-perusahaan asing di tanah Papua, seperti PT Freeport, BP,LNG  Tangguh, MNC dan lainnya. Perusahaan-perusahaan asing tersebut dinilai merupakan dalang kejahatan di tanah Papua.

“Kami meminta agar pemerintah dan Presiden Jokowi-JK  segera tuntaskan kasus Biak Berdarah karena kasus ini sudah lama 17 tahun dan kasus kasus kejahatan lainnya yang belum terungkap sampai saat ini,” tegas Juru Bicara (Jubir) AMP KK Malang, Noten Suhuniap di sela-sela aksi Demo. (Alfred Pekei/ Beko)
AMP KK Malang Peringati 17 Tahun ‘Biak Berdarah’ Reviewed by Majalah Beko on 22.36.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.