Breaking News

Berita

Black Brothers, Group Band Inspirator

Black Brothers. Foto: Ist.
Lirik lagu-lagu itu terus mengalir dan terkenang di hati rakyat Papua sampai kini. Melodinya yang manis, filosofis, dan harmonis adalah ciri khas dan gaya tersendiri. Black Brothers atau BB juga mengunakan instrumen tiup (brass-wind instrument), sehingga lebih berwarna. Selain itu, dari sisi suara, ada vokalis utama, pemusik lain ikut membentuk suara latar. Itulah keunikan BB, sehingga banyak orang Indonesia bahkan mancanegara mengagumi BB. BB sangat unik dan senang didengarkan karena mereka memainkan banyak aliran musik, yakni beraliran Pop, Rock, Funky Blues, Jazz, Reggae dan juga Keroncong. Black Brothers layak dicatat di buku sejarah musik Pop Indonesia. Sewaktu mereka berada di luar, mereka juga menyanyikan banyak lagu lirik dan nada dapat ditiru oleh artis lainnya.

Penyanyi-penyanyi yang dihuni oleh orang-orang dari
Timur (manado, Ambon dan Papua) yang melandaskan gaya perjuangan baru dan mengharumkan nama Papua itu telah hilang satu persatu. Ada yang termakan usia, sakit, dan juga karena dibunuh secara halus. Mereka adalah Hengky Sumanti Miratoneng (vocalist), pendiri Black Brothers pada tahun 1975 bersama Yohi Patipeiluhu (keyboard), Stevy Mambor (drummer), Amrey Kaha (saxophone), Agus Rumaropen (guitarist), dan Benny Betay (bassis).

Black Brothers adalah salah satu
group inspirator yang hidup dan menunjukan jati diri Bangsa Papua. Namun, saat ini menjadi angan-angan bagi setiap musisi di Papua yang tidak mampu menciptakan dan melanjutkan perjuangan yang dilakukan Black Brothers. Banyak musisi saat ini yang terjebak dengan programer keyboard yang sangat miskin kreatifitas yang menciptakan individualisme dan sangat jauh dari kualitas group music. Padahal musik adalah napas dalam jiwa yang terekam melalui panca indra yang kemudian dilatunkan dalam sebuah syair dan instrument (makna filosofis). BB Mampu menerjemahkan jiwa dan napas bangsa Papua yang di masa tahun 1970-an di jajah melalui praktek kekuasaan negara yang kejam melalui kebijakan-kebijakan yang beraroma militerisme. Banyak makna dari setiap lirik BB yang menceritakan kebebasan, keadilan, dan kemanusian.

Perkembangan peradaban
musik merupakan ukuran suatu bangsa dalam melihat perkembangan masyarakat. Papua saat ini mengalami degradasi (kemunduran) kreativitas seni musik yang bisa dikatakan parah, karena minimnya regenerasi. BB cuma dijadikan sejarah dan cerita dari masa ke masa, namun tidak menjadi inspirasi bagi generasi Papua saat ini untuk membuat banyak group musik yang lebih hebat dari masa BB dulu. Inilah titik kemunduran generasi saat ini, banyak group musik yang muncul, tetapi tidak mampu menciptakan performa musik sesuai dengan perkembangan budaya dan zaman. Munculnya komunitas-komunitas musik baik tradisional maupun yang modern saat ini cenderung lebih meniru budaya bangsa lain (pemahaman sempit dalam meniru jenis atau aliran musik tertentu seperti Reggae, Jazz, Pop, Blues, dll).

Minimnya ruang-ruang yang diciptakan oleh pencinta seni musik merupakan salah satu faktor terhambatnya kebangkitan peradaban musik di tanah Papua saat ini. Strategi membangun seni musik dalam sebuah
group band adalah kesadaran membangun suatu organisasi yang mempunyai program dan menghargai setiap individu yang ada di dalamnya. Program tersebut lahir dari peradaban budaya dan perilaku perkembangan masyarakat Papua saat ini, sehingga akan muncul ide-ide kreatif dalam membuat syair atau lirik dan menentukan jenis musik.  Sehingga, musik tersebut memiliki jiwa yang memberikan pesan-pesan kepada generasi berikut. BB dimasanya mampu menemukan bentuknya. Bagaimana dengan generasi saat ini? ( Alfred Pekei )

Sumber : www.rastamaniapapua.blogspot.com
Black Brothers, Group Band Inspirator Reviewed by Majalah Beko on 18.55.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.