BREAKING NEWS

Berita

Peringati 53 tahun Perjanjian New York, AMP KK Malang dan Surabaya Gelar Aksi Demo Damai

AMP KK Malang dan Surabaya saat menggelar aksi demo damai. Foto: AP/Beko.
Malang, Beko - - Sekitar 35 mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota (KK) Malang dan Kota Surabaya menggelar aksi demo damai untuk memperingati 53 tahun Perjanjian New York (New York Agreement), 15 Agustus 1962. Aksi tersebut digelar di depan Balai Kota Malang, Sabtu (15/08/2015) pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Dalam aksi ini, AMP KK Malang dan Surabaya menilai, Indonesia dan Belanda tidak adil ketika Perjanjian New York, karena tidak melibatkan masyarakat Papua dalam perjanjian tersebut dan yang terlibat pun diteror aparat keamanan.

AMP KK Malang dan Surabaya menilai, Perjanjian New York pada tahun 1962 adalah ilegal dan pembawa musibah bagi bangsa Papua, sehingga  mereka meminta rezim Jokowi-JK, Belanda, dan PBB untuk memberikan hak menentukan nasib sendiri (self-determination) sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua dan Papua harus berdiri sendiri, merdeka.

Hal tersebut diungkapkan Yohanes Giyai, Juru Bicara (Jubir) AMP KK Malang ketika dikonfirmasi Beko Online seusai aksi di Stadion Ganjayana, Malang.

“Kami pandang Perjanjian New York  15 Agustus 1962 adalah ilegal dan solusi untuk menembus ketidakadilan itu adalah cuma satu, yaitu menentukan nasib sendiri (self-determination) sebagai solusi demokratis bagi rakyat Papua,” jelas Yohanes.

Yang lebih lagi, lanjut Yohanes, Papua harus berdiri sendiri atau merdeka.

Akhir aksi, AMP KK Malang dan Surabaya membuat pernyataan sikap politik. (Alfred Pekei/Beko)
Peringati 53 tahun Perjanjian New York, AMP KK Malang dan Surabaya Gelar Aksi Demo Damai Reviewed by Majalah Beko on 11.19.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.