Breaking News

Berita

Berjuang untuk Papua: Benar-Benar Berjuang dan Harus Tepat Pada Sasaran

Oleh Kristianus Degei
Kristianus Degei. Foto: Dokumen Penulis.
"Kalau berjuang untuk Papua, jangan dengan cara atau pendekatan yang hanya mengorbankan pikiran, tenaga, dan waktu. Cari cara yang tepat.

Kita berjuang dengan cara yang tidak tepat terhadap musuh, maka masalah gampang dibuat dengan seenaknya dan masalah itu terus terjadi, kecuali berjuang dengan cara yang tepat. Cara yang tepat adalah suatu cara di mana itu mampu melemahkan kekuatan musuh terhadap pelaku korban. Sehingga, ke depan masalahnya tidak seenaknya diciptakan begitu saja,  tanpa diproses penyelesaiannya yang berlarut-larut.

Kita berjuang dengan memberikan masukan, solusi, atau kritik kepada musuh, berarti sama saja kita berikan cara terbaik kepada musuh kita dalam perlawanannya. Makanya, itu bukan cara yang tepat.

Saya pikir, hal semacam ini, orang Papua belum paham sampai ke sana atas musuh dari penjajah Indonesia. Padahal, kita sudah mengetahui sejarahnya bahwa pembunuhan terhadap orang Papua secara tidak manusiawi terus terjadi di Papua, maupun luar Papua. Pembunuhan nyata terhadap mahasiswa Papua pada saat ini adalah seperti yang terjadi di Tomohon, Manado, Makassar atas nama Charles Enumbi, mahasiswa semester akhir dan ada juga di Yogyakarta atas nama Paulus Petege, mahasiswa baru angkatan 2013, serta kasus lain lagi di Yogya sebelumnya. Sementara yang terjadi di daerah lain sudah lebih banyak, apalagi dihitung dari awal integrasi Papua di NKRI.

Maka, ini merupakan salah satu momen yang tepat untuk orang Papua bersatu, terutama mahasiswa Papua sebagai agen of change adalah pada saat di mana tindakan pembunuhan ketidakmanusiawian oleh orang luar Papua terhadap orang Papua. Misalnya, momen pada pembunuhan mahasiswa Papua di Sulawesi, Tomohon, dan Makassar. Untuk menentukan satu sikap yang mana isinya membuat mereka sebagai musuh itu bisa mengurangi terhadap orang Papua. Salah satu sikap tegas yang bisa dibuat orang Papua berdasarkan pembunuhan mahasiswa Papua di Tomohon, Makassar itu adalah seperti melalui surat pernyataan "Orang Jawa dan Sulawesi di Papua Harus Kembali di Daerah Asal". Surat itu ditanda-tangani oleh seluruh paguyuban atau komite yang ada di setiap kota studi di seluruh Indonesia bersama masyarakat Papua di setiap desa, lalu layangkan kepada Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah Provinsi di Sulawesi dan Pemerintah Pusat, Presiden RI. Ini sebuah sikap yang menekan semangat musuh terhadap kita, orang Papua. Semacam itu, yang penting cari momen yang tepat. (….)
Berjuang untuk Papua: Benar-Benar Berjuang dan Harus Tepat Pada Sasaran Reviewed by Majalah Beko on 22.24.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.