BREAKING NEWS

Berita

Rumah dan Pakaian Adat di Pegunungan Tengah Papua

Oleh Herdon Citno Dogomo
Rumah dan pakaian adat pegunungan tengah Papua. Foto: Dokumen Penulis.
Pengertian Rumah Adat
Rumah adat di pegunungan tengah Papua disebut honai. Honai merupakan sebuah tempat tinggal dan tempat perkumpulan masyarakat pegunungan tengah Papua.

Tipe Honai
Ada dua tipe honai, yaitu:

Tipe honai pertama: bentuk atapnya segi tiga bagian depan dan belakang, sedangkan sisi kanan dan sisi kiri berbentuk persegi.  Badan honai memiliki empat sisi dan berbentuk kubus. Setiap sisi bersegi empat. Lantai honai juga bersegi panjang. Setiap sisi lantai honai mempunyai sudut masing-masing.
Tipe honai pertama. Foto: Dokumen Penulis.

Tipe honai kedua: bentuk atapnya ½ lingkaran (90%), jika dipandangan dari depan, belakang, kiri, dan kanan. Pandangan atap dari bawah ke atas berbentuk lingkaran 180%. Badan honai berbentuk tabung. Bagian atas dan bawahnya berbentuk linkaran 180%. Lantai honai berbentuk lingkaran.  
Tipe honai kedua. Foto: Dokumen Penulis.

Macam-macam Honai
Honai terbagi menjadi dua macam, yaitu: honai untuk laki-laki dan honai untuk kaum wanita.
Honai untuk Laki-Laki
Menurut bahasa suku Dani, honai untuk laki-laki disebut Pilamo Ap Werekma. Menurut bahasa suku Meck (Yalimo), honai untuk pria disebut Memay. Sedangkan, honai untuk laki-laki versi suku Mee adalah Emaa Owaa. Honai untuk laki-laki ini selalu ditempati laki-laki yang sudah menikah secara adat. Menurut adat suku-suku di pegunungan tengah Papua, kaum wanita dan anak-anak dilarang masuk ke honai untuk laki-laki. Dalam honai untuk laki-laki, laki-laki selalu membahas dan menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di masyarakat mereka. Selain itu, mereka mendiskusikan sejarah kehidupan masyarakat pegunungan tengah Papua agara sejarah kehidupan masyarakat mereka tidak punah atau hilang.
Honai untuk Perempuan
Menurut bahasa suku Dani, honai untuk perempuan disebut Umah Humi Werekma. Menurut bahasa suku Meck (Yalimo), honai untuk perempuan disebut Kelabo Ney. Sedangkan, honai untuk perempuan versi suku Mee adalah Tone Owaa. Honai untuk perempuan selalu ditempati ibu dan anak-anaknya. Laki-laki bisa masuk dalam honai ini, tetapi tidak layak bermalam di dalam honai perempuan.

Pakaian Adat Pegunungan Tengah
Pakaian adat adalah sebuah kebiasaan tradisional dalam berpaikaian secara adat. Pakaian adat suku-suku di pegunungan tengah Papua memiliki kesamaan, kecuali pakaian adat dari daerah pantai Papua agak berbeda.

Macam-macam Pakaian Adat Pegunungan Tengah
Pakaian adat pegunungan tengah Papua dibagi ke dalam dua bagian, yaitu:
1. Pakaian Adat untuk Laki-Laki
Menurut bahasa suku Dani, pakaian adat untuk laki-laki disebut Holim. Menurut bahasa suku Meck (Yalimo), pakaian adat untuk laki-laki disebut Kum. Sedangkan, pakaian adat untuk laki-laki versi suku Mee adalah Koteka. Pakaian adat untuk laki-laki merupakan pakaian adat yang digunakan untuk laki-laki. Selain itu, pakaian adat laki-laki digunakan untuk menutupi alat kelamin laki-laki.
2. Pakaian Adat untuk Perempuan
Menurut bahasa suku Dani, pakaian adat untuk perempuan disebut Jokol. Menurut bahasa suku Meck (Yalimo), pakaian adat untuk perempuan disebut Beloy. Sedangkan, pakaian adat untuk perempuan versi suku Mee adalah Mogee. Pakaian adat perempuan merupakan pakaian adat yang digunakan untuk perempuan. Selain itu, pakaian adat laki-laki digunakan untuk menutupi alat kelamin perempuan.

*) Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro di Universitas Papua (Unipa) Manokwari
Rumah dan Pakaian Adat di Pegunungan Tengah Papua Reviewed by Majalah Beko on 13.00.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.