Breaking News

Berita

HUT Kab. Puncak Jaya ke-9, Ipmapuja Malang Gelar Doa Syukur dan Diskusi Terbuka

Suasana diskusi terbuka di sekretariat IPMAPUJA, Malang, 11/10/2015. Foto: NE/Beko.
Malang, Beko - - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Kabupaten Puncak Jaya yang jatuh pada 8 Oktober 2015, pelajar dan mahasiswa asal Puncak Jaya yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Puncak Jaya (Ipmapuja) Korwil Malang menggelar doa syukur dan diskusi terbuka “Pentingkah Generasi Muda Mengetahui Sejarah Lokal?” di Sekretariat Ipmapuja, Minggu (11/10/15).

Acara ini dimulai dengan renungan Firman Tuhan bersama yang dipimpin oleh Pdt. Ishak Surya. Setelah itu, dilanjutkan dengan diskusi terbuka.

Saat ditemui Beko Online di Sekretariat Ipmapuja Malang, Ketua Korwil Ipmapuja Malang, Yunison Wonerenga mengatakan, diskusi terbuka ini adalah diskusi kedua Ipmapuja Malang guna memperingati HUT Puncak Jaya ke-9, yang ditujukan khusus kepada pelajar agar mengetahui perkembangan dan sejarah berdirinya Kabupaten Puncak Jaya.

“Ini adalah diskusi terbuka yang kedua, setelah diskusi pertama pada Minggu, 27 September 2015 lalu. Diskusi kedua ini, kami memilih topik “Pentingkah Generasi Muda Mengetahui Sejarah Lokal?” ini karena bersamaan dengan HUT kabupaten kami. Dalam diskusi ini, kami membahas tentang sejarah berdirinya Kabupaten Puncak Jaya hingga saat ini, supaya adik-adik kami yang masih SMP/SMA bisa mengetahui sejarah daerahnya sendiri,” katanya seusai acara.

Dikatakannya, pemimpin yang mengetahui sejarah daerahnya akan memimpin berdasarkan jiwa patriot karena sejarah daerah itu penting dan memiliki nilai kepemimpinan leluhur.

“Sejarah daerah penting. Sejarah daerah mengajarkan kita suatu kepemimpinan yang telah berlalu. Sejarah daerah menjadi tolok ukur untuk kita maju. Orang yang mengetahui sejarah daerahnya akan memimpin daerahnya dengan dasar sejarah, namun generasi yang belum mengetahui sejarah daerahnya, orang lain akan datang memerintah, walaupun di atas tanah kita sendiri,” jelasnya.

Selain itu, di kesempatan yang sama, Senioritas Ipmapuja Malang, Adora Ribka Tabuni mengatakan, dasar bagi generasi kini adalah mengetahui sejarah lokal untuk memajukan organisasi dengan menanamkan rasa saling menghargai tanpa memandang gender.

“Mengetahui sejarah lokal adalah dasar bagi generasi muda, namun lebih penting lagi adalah rasa saling menghargai dalam organisasi. Untuk kemajuan suatu organisasi harus ada rasa saling menghargai, terutama antara pria dan wanita, karena di balik perjuangan seorang pemimpin laki-laki, ada seorang wanita yang menopangnya dari belakang,” katanya.

Pantauan Beko Online, acara  yang dihadiri oleh belasan pelajar SMP/SMA dan mahasiswa dari Kota Malang dan Kota Batu Jawa Timur itu berlangsung aman dan tertib. (NE/Beko)
HUT Kab. Puncak Jaya ke-9, Ipmapuja Malang Gelar Doa Syukur dan Diskusi Terbuka Reviewed by Majalah Beko on 13.41.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.