BREAKING NEWS

Berita

Alexander Nekenem, dkk Divonis 1 Tahun dan 6 Bulan, KNPB Mnukwar Tetap Lawan

Alexander Nekenem, ddk. Foto: KNPB Mnukwar.
Manokwari, Beko Online - - Hakim Pengadilan Negeri Manokwari memutuskan, Alexander Nekenem (Ketua KNPB Mnukwar), Yoram Magai alias Bocor (Sekretaris I KNPB), Maikel Asso alias Othen Gombo (Anggota KNPB), Narko Murib alias Nopinus R. Humawak (Mahasiswa Unipa Manokwari) divonis satu tahun dan enam bulan penjara pada persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Manokwari, Jalan Pahlawan, Manokwari, Senin (23/11/15) pukul 12.00 WPB hingga 13.00 WPB.

Sekretaris KNPB Mnukwar, Melkias Baenal dalam siaran pers yang dikirim ke redaksi Beko Online, Senin (23/11/15) malam, mengatakan, hukum dan keadilan di PN Manokwari tidak ada bagi Alexander Nekenem, dkk.

Kami dari KNPB Wilayah Mnukwar merasa hukum dan keadilan di pengadilan tidak ada, karena Ketua KNPB Mnukwar, Alexander Nekenem dan ketiga temannya, tidak jelas kesalahan mereka itu seperti apa? Apa yang menjadi bukti dalam persidangan tersebut. Keputusan tadi benar sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia atau tidak? Kami pikir tidak ada bukti yang kami puas, dengar baru, ada keputusan tadi itu terbukti bahwa tidak ada keadilan di Pengadilan Negeri Manokwari.” katanya.

Melkias menilai, Tindak Pidana 160 KUHP Jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHPA Tentang Penghasutan yang dikenakan kepada Alexander Nekenem, dkk itu keliru dan tidak ada bukti sejak persidangan perdana hingga kini.

Kata penghasutan dalam Bahasa Indonesia, sebenarnya adalah orang ke rumah orang lain dan mengajak orang dalam rumah itu untuk mengikuti kegiatan apa saja yang dia lakukan, sehingga pemilik rumah melaporkan ke kepolisian bahwa dia ada paksa atau hasut dirinya.  Itu yang disebut menghasut orang,” ujarnya.

Tambah Melkias, “Dalam persidangan dari awal sampai hari ini tadi,  kami tidak mendengar  terbukti melakukan menghasut orang atau melakukan melawan hukum. Suatu pertanyaan besar bagi kami KNPB Mnukwar, perbuatan apa sehingga, tadi mereka dihukum penjara dengan satu tahun dan enam bulan. Kami pikir tindak pidana pasal 160 KUHP Jo. Pasal 55 Ayat (1) KUHPA tentang Penghasutan tidak terbukti dalam persidangan maupun kesaksian dari saksi–saksi sekitar 6 orang. Tiga orang dari kepolisian dan tiga orang dari massa aksi.

Lebih lanjut dituliskannya, “Kami tidak menyesal dengan putusan penjara satu tahun dan enam bulan tadi, tetapi menyesal dengan tidak ada keadilan dari hakim dan kejaksaan dalam persidangan. Tidak ada bukti penghasutan dalam aksi 20 Mei 2015 di Pohon Beringin Amban depan Kampus Unipa Manokwari.

Dituliskannya lagi, Satuan Brimob dan Kepolisian Manokwari mengawal ketat jalannya persidangan dan melarang peserta sidang memasuki ruangan sidang.

Setelah Alexander Nekenem dkk divonis satu tahun dan enam bulan, hakim tidak memutuskan untuk memindahkan Alexander Nekenem, dkk ke Lapas Manokwari. Setelah sidang berakhir, dalam pengawalan yang ketat Satuan Brimob dan Kepolisian Manokwari, mereka dipulangkan ke Tahanan Mako Brimob Manokwari.

Melkias menulis, hal ini tidak memudarkan semangat KNPB Mnukwar dalam menyampaikan aspirasi rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri.

Bukan berarti Alexander Nekenem, Ketua KNPB Mnukwar, dkk ditangkap dan dipenjarakan, jadi KNPB Mnukwar tidak ada tidak, kami ada.  Kami tetap maju. Kami tetap lawan dengan damai dan menyampaikan aspirasi rakyat untuk menentukan nasib orang Papua sendiri,” pungkasnya. (AP)
Alexander Nekenem, dkk Divonis 1 Tahun dan 6 Bulan, KNPB Mnukwar Tetap Lawan Reviewed by Majalah Beko on 06.52.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.