BREAKING NEWS

Berita

Guru Bukan Sekedar Guru

Oleh Alfred Pekei
Ilustrasi. Foto: www.suara-tamiang.com

Ketika pertama kali Anda menyatakan bersedia menjadi guru, maka saat itulah Anda bersedia  mempertaruhkan  seluruh kehidupan Anda menjadi orang yang bertanggung jawab terhadap mental, spiritual, dan intelektual siswa.

Apa yang Anda pertaruhkan dalam dunia guru ini?
Bakat?
Tanpa bakat, setiap orang bisa menjadi  guru asalkan dia senang memoles diri  bagaimana menjadi guru yang berbakat.

Apakah Ijazah?
Berapapun nilai akademisnya di Ijazah, tak ada gunanya jika tak refleksi dalam keseharian dunia Anda.

Apakah Kreatifitas?
Kreatifitas hanya akan menjadi kesibukan yang melelahkan, jika Anda tak punya keinginan dan keberanian untuk masa depan anak didik Anda.

Konsekuensi dari UU Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Guru dan Dosen tersirat maupun tersurat, bahwa seorang guru adalah pendidikan profesional  dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, dan melatih.

Mengevaluasi peserta didik pada pendidikan, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah seperti disebutkan pada Pasal 1 Ketentuan Umum, dan guru harus professional. Yang dimaksudkan adalah pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran atau kecakapan yang memenuhi standar mutu.

Guru bukan hanya mengajar di sekolah. Ternyata,  guru memiliki tanggung jawab yang besar dan luas dalam kehidupan dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat.

Selain itu, guru masa depan juga harus memiliki  keterampilan dasar, pembelajaran, kualifikasi  keilmuannya juga optimal baik di dalam kelas maupun di luar kelas yang tidak diragukan lagi.

Tentunya sebagai guru, masa depan bangga dengan profesinya, akan tetap setia menjunjung tinggi kode etik profesinya.

Selain itu juga, guru masa depan juga harus memiliki  keterampilan dasar pembelajaran, kualifikasi keilmuannya juga optimal.

“Tentunya sebagai guru bangga dengan profesinya dan guru juga diharapkan agar menjunjung tinggi kode etik profesinya.“ (****)
 
Guru Bukan Sekedar Guru Reviewed by Majalah Beko on 06.33.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.