BREAKING NEWS

Berita

KNPB Mnukwar Kutuk Keras Pelanggaran HAM di Tanah Papua

KNPB Mnukwar mempertunjukan foto-foto kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua. Foto: AP/Beko Online.
Manokwari, Beko Online - - Dalam rangka memperingati Hari HAM Sedunia (International Human Rights Day) 10 Desember, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Mnukwar merenungkan dan mengutuk keras pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Papua selama 54 tahun, sejak 1961 hingga kini, 2015.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Mnukwar, Melkias Beanal saat menggelar jumpa pers di Sekretariat KNPB Mnukwar, Kamis (10/12/15) sore.

“Hari ini kami memperingati Hari HAM Sedunia. Kami tidak lakukan aksi, tapi kami hanya merenungkan kembali apa yang pernah terjadi dari masa lalu sampai saat ini,” katanya.

Dikatakannya, sudah 54 tahun, Orang Papua mengalami pelanggaran HAM oleh Indonesia, sampai saat ini melalui berbagai cara.

“Yang kami lihat sekarang, Indonesia sedang memusnahkan Orang Papua secara sistematis dari sejak 1961 hingga sekarang. Ada banyak cara yang dipakai Indonesia dalam memusnahkan Orang Papua, seperti pembunuhan, pembantaian, pemerkosaan, makanan beracun, Keluarga Berencana (KB), dan semacamnya,” jelasnya.

Tambah dia, Orang Papua akan punah, jika pelanggaran HAM terus berlarut di Papua, sehingga dunia internasional maupun Indonesia harus memperhatikan hal ini secara serius.

“Di Papua, Orang Papua banyak sekali menjadi korban di atas korban. Setiap detik, menit, orang Papua jadi korban. Pelanggaran HAM terus terjadi di Papua, seperti di Paniai, tangga 1 Desember kemarin di Serui. Itu merupakan pelanggaran HAM berat yang harus diperhatikan oleh semua orang di dunia internasional maupun di Indonesia, karena tidak lama lagi, Orang Papua akan punah, jika pelanggaran HAM dibiarkan terus berlarut,” tegasnya.

Selain itu, tambah dia, KNPB Mnukwar mendesak Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera mengusut tuntas kasus-kasus pelanggaran HAM di Papua. (Baca: Siaran Pers KNPB Mnukwar Mengutuk Keras Pelanggaran HAM di Tanah Papua)

“Kami mendesak Indonesia segera membuka ruang demokrasi di Papua. Kami mendesak PBB segera mengirim tim pencari fakta atau tim pemantau untuk melihat masalah pelanggaran HAM yang terjadi di Tanah Papua. Indonesia segera buka ruang demokrasi untuk wartawan asing turun ke Papua dan membawa masalah Papua ke dunia internasional,” tegasnya.

Selain menggelar jumpa pers, sebagai renungan, KNPB Mnukwar mepertunjukan foto-foto kasus pelanggaran HAM di Tanah Papua.

Sementara itu, Aktivis HAM Papua, Deserius Goo mengatakan hal serupa kepada Beko Online via telepon seluler, Kamis (10/12/15). (Baca: Negara Indonesia Harus Bertanggung Jawab atas Pelanggaran-Pelanggaran HAM di Papua)

“Negara harus bertanggung jawab atas pelanggaran-pelanggaran HAM yang selama beberapa dekade ini dibuat oleh militer Indonesia atas nama negara. Rentetan pelanggaran HAM itu dalam dekade tahun 1961 hingga 1969, dekade operasi militer Indonesia dari tahun 1970 sampai 1998, dan pembunuhan liar, serta intimidasi secara sewenang-wenang dari tahun 1998 sampai 2015 ini,” katanya.

(AP)
KNPB Mnukwar Kutuk Keras Pelanggaran HAM di Tanah Papua Reviewed by Majalah Beko on 18.42.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.