Breaking News

Berita

Negara Indonesia Harus Bertanggung Jawab atas Pelanggaran-Pelanggaran HAM di Papua

Ilustrasi. Foto: Beko.
Manokwari, Beko Online - - Negara Indonesia harus bertanggung jawab atas pelanggaran-pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan militer Indonesia terhadap Orang Asli Papua (OAP) sejak 1961 hingga kini, 2015.

Hal ini disampaikan Aktivis HAM Papua, Deserius Goo kepada Beko Online via telepon seluler, Kamis (10/12/15), dalam memperingati Hari HAM Sedunia (International Human Rights Day) 10 Desember.

“Negara harus bertanggung jawab atas pelanggaran-pelanggaran HAM yang selama beberapa dekade ini dibuat oleh militer Indonesia atas nama negara. Rentetan pelanggaran HAM itu dalam dekade tahun 1961 hingga 1969, dekade operasi militer Indonesia dari tahun 1970 sampai 1998, dan pembunuhan liar, serta intimidasi secara sewenang-wenang dari tahun 1998 sampai 2015 ini,” katanya.

Lanjut dia, jika Papua masih berada dalam Negara Indonesia, pelanggaran HAM akan terus dilakukan oleh militer Indonesia atas nama Negara Indonesia.

Sebab saat ini, tambah dia, Indonesia sebagai “anjing penjaga” bagi kaum kapitalisme.

Pungkas dia, Negara Indonesia segera memberikan Hak Menentukan Nasib Sendiri (Self-Determination) bagi Rakyat Papua melalui mekanisme hukum internasional dan segera menggelar Referendum di Papua, serta mendapat jaminan dalam dunia nasional maupun internasional.

Hal serupa disampaikan Sekretaris Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Mnukwar, Melkias Beanal saat menggelar jumpa pers di Sekretariat KNPB Mnukwar, Kamis (10/12/15) sore. (Baca: KNPB Mnukwar Kutuk Keras Pelanggaran HAM di Tanah Papua)

“Yang kami lihat sekarang, Indonesia sedang memusnahkan Orang Papua secara sistematis sejak 1961 hingga sekarang. Tidak lama lagi, Orang Papua akan punah, jika pelanggaran HAM dibiarkan terus berlarut. Sehingga, segera Indonesia segera buka ruang demokrasi untuk wartawan asing turun ke Papua dan membawa masalah Papua ke dunia internasional, serta memberikan Orang Papua Hak Menentukan Nasib Sendiri (Referendum) di Tanah Papua melalui mekanisme hukum internasional,” jelasnya.


(AP)
Negara Indonesia Harus Bertanggung Jawab atas Pelanggaran-Pelanggaran HAM di Papua Reviewed by Majalah Beko on 18.37.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.