BREAKING NEWS

Berita

Pembangunan Asrama Permanen Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai di Jayapura Belum Selesai Dibangun, Pemerintah Dogiyai di Mana?

Oleh Petrus Douw
Ilustrasi. Foto: Jubi.
“Kepada Pemerintah Dogiyai, tim pembangunan asrama permanen pelajar dan mahasiswa Dogiyai yang terhormat. Bagaimana dengan nasib mahasiswa di Jayapura dengan asrama permanen ini?”

Asrama Permanen Kabupaten Dogiyai di kota studi Jayapura masih separuh dibangun sejak 2012. Asrama ini dibangun di bawah payung Ikatan Pelajar Mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai (Ipmado) Jayapura, serta dua ikatan lokal di bawah payung Ipmado, Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Lembah Hijau Kamuu (FK-PMLHK) dan Rumpun Pelajar Mahasiswa Siriwo, Mapiha, Piyaiye, Topo dan Wanggar (RPM-Simapitowa). Ikatan-ikatan ini terus bertanya, kapan pembangunan asrama ini selesai dibangun?

Asrama itu dibangun di Expo, Buper, Waena dan dibangun hanya dua gedung, masing-masing terdiri dari 52 kamar tidur. Sedangkan kamar mandi, dapur, tempat cuci pakaian, dan aula untuk melaksanakan kegiatan, serta perlengkapan rumah tangga masih belum ada.

Sangat disayangkan adalah Pemerintah Kabupaten Dogiyai seakan seorang pencuri yang datang membangun sebuah gubuk atau kandang babi. Kedatangan Pemerintah Dogiyai dengan tujuan membangun asrama permanen di Jayapura tidak melalui badan pengurus Ipmado,  FK-PMLHK dan RPM-Simapitowa.

Kronologis Pembangunan Asrama Permanen Pelajar dan Mahasiswa di Jayapura

Sejak 2012-2013, Badan Pengurus Ipmado serta kedua ikatan local, FK-PMLHK dan RPM Simapitowa belum mengetahui lokasi dan status pembangunan. Bahkan, Pemerintah Dogiyai tidak pernah koordinasi dengan mahasiswa dan pelajar asal Dogiyai di Jayapura soal pembelian lokasi hingga pembangunan asrama ini. Pada hal sebelumnya, lokasi pembangunan asrama ini tidak dibangun di Expo, Buper, Waena, karena tempat ini rawan konflik. Pembelian lokasi dan pembangunan asrama ini ditetapkan dalam APBD Kabupaten Dogiyai tahun 2012 sebesar 4, 900 miliar, dan asrama direncanakan dibangun dalam 4 gedung sebesar 4 miliar. Namun, hanya 2 gedung yang selesai dibangun. Sejak 2013, pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai baru mengetahui asrama mereka dibangun. Mahasiswa melalui tim peduli pendidikan dan asrama permanen Kabupaten Dogiyai se-Indonesia pernah melakukan aksi menuntut pembangunan asrama ini beberapa bulan lalu kepada Dinas P dan P Dogiyai. Saat itu, Kepala Dinas P dan P menjawab, anggaran asrama ini bukan dari Dinas P dan P,  namun sudah dianggarkan dan dibuat tim oleh Bupati dan Sekda Dogiyai. Pemerintah sendiri saling tarik-menarik dan tidak jelas soal ini.

Langkah selanjutnya untuk menuntut dan menggali kevakuman membangun asrama permanen di Jayapura ini, mahasiswa harus bersatu melakukan aksi kepada pemerintah yang bersangkutan. Cari siapa tim pembangunan asrama ini, karena sebelumnya, mahasiswa pernah meminta siapa saja tim pembangunan asrama ini, namun sampai saat ini masih belum diketahui.

Demi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Dogiyai, semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai bisa membuka mata lebar-lebar dan bisa datang membangun asrama yang masih setengah-setengah ini.

*) Penulis adalah Mahasiswa Dogiyai, sedang kuliah di  FKIP Uncen Jayapura, Papua
Pembangunan Asrama Permanen Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai di Jayapura Belum Selesai Dibangun, Pemerintah Dogiyai di Mana? Reviewed by Majalah Beko on 20.56.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.