Breaking News

Berita

Uskup Timika: Umat Katolik Harus Hidup Positif dan Gelar Persekutuan Doa di 2016 Mendatang

Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Jhon Philip Saklil, Pr. Foto: www.kawali.org
Dogiyai, Beko Online - - Uskup Keuskupan Timika, Mgr. Jhon Philip Saklil, Pr. kembali menyerukan, umat katolik harus hidup positif, seperti hidup berbagi, kerja jujur, hidup tidak serakah, dan merendahkan diri, serta menggelar persekutuan doa di tahun 2016 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Diakon Quasi Paroki St. Petrus Mauwa, Kabupaten Dogiyai, Diakon Antonius Tandililin kepada umat Paroki St. Petrus Mauwa dalam misa Minggu (13/12/15).

Uskup Timika kembali menegaskan empat poin. Pertama, hidup berbagi. Kedua, kerja jujur. Ketiga, hidup tidak serakah. Keempat, merendahkan diri. Selain itu, uskup menyerukan pula, di tahun 2016, umat katolik Keuskupan Timika membuat persekutuan doa-doa,” katanya.

Selain itu, dalam khotbah, seusai himbauan uskup tadi, diakon setempat, Markus Auwe menegaskan, umat katolik di Mauwa telah melanggar beberapa hal yang disepakati bersama Tim Penegak Kampung Mauwadide beberapa tahun lalu.

Sehingga, lanjut Penggagas Tim Penegak Kampung Mauwadide itu, setiap keluarga harus kembali dan menerapkan himbauan uskup itu.

(IT)
Uskup Timika: Umat Katolik Harus Hidup Positif dan Gelar Persekutuan Doa di 2016 Mendatang Reviewed by Majalah Beko on 18.03.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.