BREAKING NEWS

Berita

ISIS Bukan Sekumpulan Manusia, Tapi Sekumpulan Setan dalam Agama Islam

Oleh Nomen Douw
ISIS. Foto: Ist.
ISIS adalah sebuah organisasi yang memiliki tujuan mendirikan negara Islam. Gerakan ini awal mulanya lahir di wilayah Timur Tengah yang dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi. Saat ini, tujuan dari pergerakannya adalah menaklukkan dan menyatukan wilayah Suriah, Irak, Mesir, Lebanon, Jordania, dan Israel menjadi negara kesatuan di bawah bendera Khilafah, sebuah kerajaan yang menerapkan hukum Islam secara penuh dalam menjalankan pemerintahan negara. Bukan tidak mungkin, penaklukan– penaklukan akan dilanjutkan ke seluruh penjuru dunia.

Kekejaman ISIS di Titik Penyerangan
ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) setahun lalu ini mempublikasikan sebuah video yang menunjukkan kekejaman mereka. Berdasarkan laporan berita Kompas, video yang di-upload via Youtube tersebut menunjukkan, setidaknya ada 15 kepala manusia yang digantung di sebuah pagar runcing. Kepala manusia yang mengenaskan itu digantungkan di leher dan di mulut, sedangkan tubuhnya bergeletakan di bawahnya.

ISIS Musuh Dunia,Tapi Indonesia Mendukungnya
ISIS sudah lama muncul di Timur Tenggah, khususnya di negara-negara Timur Tenggah. Mereka sudah mulai kuasai daratan tanah Suriah, Irak dan beberapa daerah lainnya. Pada dekade lalu, ISIS melancarkan serangan di bagian negara Eropa. Dalam serangan itu, banyak ratusan warga menjadi korban di saat itu. ISIS tentunya didukung oleh negara-negara Islam, termasuk Indonesia, karena misi ISIS jelas, mereka ingin mendirikan sebuah negara Islam dalam kesatuan di bawah bendera Khilafah. Hal ini tentunya ada support dari state Islamic di seluruh dunia. Kalau bicara Indonesia dukung ISIS, banyak bukti dukungannya, salah satunya dari FPI melalui media Kompas, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menegaskan, FPI mendukung terkait berdirinya negara Islam di Irak dan Suriah ISIS. Di samping itu, setelah masuk tahun 2016, tepat bulan Februari, terjadi penyerangan dan ledakan di Sarinah, Thamrin, Jln. Jedral Sudirman. Aksi konyol ini bukti bahwa Indonesia masih mengijinkan organisasi-organisasi kiri untuk berkarir mendukung teroris untuk menghancurkan warga sipil.

Kalau saya melihat dari beberapa media online terkait ISIS ini, sangat tergambar jelas bahwa Indonesia melalui FPI mendukung agenda ISIS, walaupun secara rilnya Indonesia tolak dan sering menyatakan, Kami akan hancurkan ISIS. Namun, saya yakin hanya sebuah garis politik belaka kepada masyarakat (publik). FPI mendukung ISIS ini kedengarannya biasa bagi masyarakat Jawa, tapi hal ini luar biasa dan bahaya bagi orang di luar Jawa, seperti di Papua, Sulawesi, Maluku yang mayoritasnya Kristen. Saya yakin akan ada penyerangan bom secara terlihat, apabila memang benar-benar FPI mendukung ISIS. Kita bisa melihat dan belajar dari kasus-kasus yang berlalu, di mana banyak terjadi bakar-bakaran tempat Ibadah dan gereja. Salah satu contohnya adalah yang di Aceh, Jawa,  Bali, Makassar dan lainnya belakangan ini.

ISIS adalah sekumpulan setan dalam agama Islam. ISIS adalah musuh orang Kristen di seluruh dunia. Mereka (ISIS) akan menguasai dunia dan menantang orang-orang yang berbeda agama. Jangan pernah kaget kalau siapapun dia (orang Kristen) dibunuh karena tidak mengikuti mereka. Itulah nubuat yang semakin lama semakin nampak dengan perlahan alias kata Firman Tuhan Anti Kristus berlambang 666.666”. Ini adalah nomor Lusiver sejak sebelum Uni Soviet runtuh. Nomor ini menjadi nomor yang terhormat bagi para anggota Uni Soviet dan kini muncul di Timur Tenggah setelah runtuh pada 1990 dengan topeng ISIS. Mereka adalah Lusiver yang di kendalikan oleh zionisme Internasional. (****)
ISIS Bukan Sekumpulan Manusia, Tapi Sekumpulan Setan dalam Agama Islam Reviewed by Majalah Beko on 19.57.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.