BREAKING NEWS

Berita

Motivasi Perajin Noken Papua, Antara Tantangan dan Harapan

Oleh Martina Enago Pekei
Foto: Dokumen Penulis.
Motivasi
Menurut pengamatan saya sebagai putri Papua, noken Papua merupakan salah satu alat yang digunakan untuk mengisi sesuatu barang di dalamnya. Noken itu juga biasanya digunakan oleh masyarakat Papua pada umumnya, terutama masyarakat pengunungan, baik laki-laki maupun  perempuan, bahkan sampai anak-anak. Noken itu juga merupakan salah satu kerajinan tangan Papua yang perlu dikembangkan dan juga dilatih terus menerus. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa perlu dilatih secara efektif  untuk menjahit noken  agar lebih mengetahuinya, supaya suatu saat nantinya menjadi dewasa dan bisa dikembangkan sendiri dalam keluarga maupun masyarakat umum, sehingga nantinya tidak sulit untuk menjahit dan tidak sulit untuk mengisi barang-barang, terutama makanan dan barang lain yang perlu diisi. Kita tahu bahwa noken ini berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, dalam menjalankan segala aktivitas. Hal ini perlu dikembangkan oleh perajin  noken, karena semakin banyak masyarakat  selalu  membeli kreativitas orang lain, namun hanya saja malas untuk dikembangkan terutama bagi mereka yang biasa menjahit, khususnya mama-mama Papua yang  fokus dengan aktivitas menjahit noken.

Tantangan
Noken termasuk salah satu ciri khas Papua yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan hanya dimiliki oleh orang Papua. Hanya saja, sumber-sumber yang siap dikonsumsi ini kurang, karena noken Papua masih memakai bahan baku dari luar, seperti benang manila, benang wol. Ini hasil-hasil dari luar Papua. Sedangkan, isu noken Papua sampai keluar negeri. Sebaiknya, masyarakat Papua punya lahan untuk bahan baku yang siap diambil dan digunakan, seperti kulit kayu yang bisa menghasilkan bahan baku perlu  ditanam dan dikembangkan supaya tidak susah mencari bahan untuk membuat noken.

Harapan
Kami sebagai putri/mama Papua, khususnya, mengharapkan kepada pemerintah se-Papua untuk menyediakan alat, seperti mesin yang bisa menghasilkan bahan yang siap dipakai. Dengan adanya alat-alat pembantu itu untuk mempermudah mengolah bahan baku yang dihasilkan oleh alam Papua sendiri dan pekerja-pekerja pun dengan mudah bisa membuat noken. Pada akhirnya, hasil dari noken Papua bisa diproduksi dan dipasarkan ke dunia luar. Selain itu, noken menambah  nilai ekonomi bagi orang Papua nantinya.

Penggagas noken Papua, Titus Pekei, pernah  menulis sebuah buku yang berjudul “Noken Papua”. Dia juga mengampanyekan noken Papua di UNESCO pada tanggal 4 Desember 2012 di Paris, Prancis. Ini membuktikan bahwa salah satu jalan untuk mengembangkan kreativitas membuat noken itu sendiri.

“Cewe menangis bukan karena lemah, tetapi terkadang mereka lelah karena tidak ada yang mengerti perasaan mereka.”

(****)
Motivasi Perajin Noken Papua, Antara Tantangan dan Harapan Reviewed by Majalah Beko on 08.12.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.