Breaking News

Berita

HUT IMPT Manokwari ke 17, Pdt. Komba: Anak Adat Harus Belajar di Honai demi Kebaikan dan Kebenaran

Suasana HUT IMPT Manokwari ke 17 di Sekretariat IMPT, Asrama Gamei Putra. Foto: AP/Beko.

Manokwari, Majalah Beko - - Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari melalui panitia pelaksana menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) IMPT ke 17 di Sekretariat IMPT, Asrama Gamei Putra, Amban, Manokwari, Senin (28/3) sore.

HUT ikatan yang bermoto “Satu Tungku Dalam Satu Honai” ini dihadiri puluhan anggota dan beberapa alumni IMPT, serta penginjil, Pendeta Thobias Komba bersama istrinya.

Berdasarkan tema HUT “Bertambahnya Satu Usia Membawa Manusia IMPT Menjadi Dewasa dalam Mengambil Solusi di Pegunungan Tengah Papua”, Pendeta Komba dalam kotbahnya mengajak anak adat, khususnya anggota IMPT belajar di honai demi kebaikan dan kebenaran dan mengaplikasikannya melalui tindakan yang baik dan benar pula.

“Kalau mau jadi orang, belajar dari honai baru keluar untuk menjadi pemimpin yang baik dan benar. Honai merupakan tempat mencari solusi demi kedamaian dan kebenaran. Di honai, hal benar dan baik perlu dipelajari dan diajari agar anggota IMPT hidup, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Kalau kita lakukan ini, kita sudah menjalankan kehendak Allah. Itu baru kita hidup,” kata pendeta Jemaat Kingmi Kairos Manokwari itu.

Tambah Pendeta Komba, “Hal yang benar dan baik harus dilakukan melalui tindakan atau pelayanan, karena orang yang berbicara hikmat yang benar berada dalam kebenaran. Kita diajak untuk melakukan sesuatu dengan kekayaan yang adalah bakat dan kelebihan, serta segala sesuatu yang kita terima dengan kedewasaan.”

Akhir dari kotbahnya, Pendeta Komba mencontohkan kisah Nabi Paulus yang mengajak Timotius untuk mewartakan hikmat yang benar di tengah-tengah para pemimpin, orang-orang besar, dan pintar.

Sementara itu, dalam kesempatan yang diberikan panitia, seorang senior IMPT, Ruben Yogi mengajak Badan Pengurus IMPT yang baru terpilih untuk merangkul 16 koordinator wilayah (korwil) di bawah payung IMPT untuk bersatu.

“Organisasi tidak bisa berdiri tanpa kesatuan. Badan Pengurus IMPT harus bisa merangkul 16 korwil. Setiap biro harus melakukan kerjanya,” jelas mahasiswa Fakultas Kehutanan Unipa Manokwari itu.

Dilansir Majalah Beko, Sabtu (26/3/16), Dance Mabel dan Epius Komba terpilih menjadi Ketua dan Sekretaris IMPT periode 2016-2017 melalui Rapat Umum Anggota (RUA) IMPT ke 16 di Aula Faperta Unipa.

Pantauan Majalah Beko, HUT dan RUA yang merupakan kegiatan rutinitas IMPT ini berjalan aman hingga akhir.

(AP)
HUT IMPT Manokwari ke 17, Pdt. Komba: Anak Adat Harus Belajar di Honai demi Kebaikan dan Kebenaran Reviewed by Majalah Beko on 20.11.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.