BREAKING NEWS

Berita

Jualan Laku dan Berjualan di Tempat yang Layak, Mama-Mama Papua di Dogiyai: Pemda Pindahkan Kios-Kios dan Terminal di Sekitar Pasar Baru

Mama-mama Papua di Dogiyai masih berjualan beralaskan karung di atas tanah. Foto: YD/Beko.
Dogiyai, Majalah Beko  - - Mama-mama Papua yang bertani dan masih menjualkan hasil taninya yang berlimpah di sepanjang jalan raya, sekitar kios-kios dan Terminal Moanemani, Kabupaten Dogiyai meminta pemda setempat memindahkan kios-kios dan Terminal Moanemani ke pasar baru agar hasil panen mereka laku dan berjualan di tempat yang layak.

Hal ini disampaikan seorang mama petani sekaligus penjual hasil kebun, Berta Yobee bersama petani dan penjual lainnya, ketika ditemui Majalah Beko di kompleks pasar lama Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Sabtu (19/03).

“Hasil panen kami berlimpah, namun tidak ada tempat jual yang layak bagi kami. Memang, pasar baru telah dibuka, tetapi tidak banyak orang yang jual dan pembeli pun tidak ada. Sehingga, kami jual di pasar lama, yang sebelumnya terletak di tengah-tengah kios. Sekarang, pasar lama sudah dibongkar dan kami jualan di jalan besar saja,” katanya.

Terkait dengan pasar baru, ketika Majalah Beko menanyakan, “Pasar baru sudah dibuka, mengapa tidak jualan di sana?”, mama Berta mengatakan, pembeli dan penjual di pasar baru Moanemani sedikit, ketimbang pasar lama yang dipadati banyak orang dan dibangun di sekitar kios-kios dan Terminal Moanemani.

“Sesuai dengan tadi saya katakan, penjualnya sedikit. Kami beberapa orang saja yang menjual dan juga pembeli pun biasanya tidak ada. Kalau di pasar lama itu dekat dengan kios-kios dan terminal, jadi pembeli juga banyak,” jelasnya.

Selain itu, tambah penjual lainnya, “Di pasar baru, orang tidak rameh. Kalau bisa, pemerintah kasih pindah kios-kios dan terminal di sana supaya rameh, baik itu pembeli maupun penjual.” 

Sementara itu, ketika ditemui Majalah Beko di kediamannya, Diyopo, Kampung Mauwa, Dogiyai, Rabu (16/3) lalu, seorang petani dan penjual lainnya, Ida Tebai membenarkan soal mama-mama yang masih berjualan di tempat yang tidak layak demi lakunya jualan mereka.

“Hasil penen yang kami jual itu bukan di pasar, tetapi sepanjang jalan, dekat jalan masuk pasar lama dan di sepanjang jembatan Kali Tukaa, serta di Terminal Moanemani,” jelasnya.

Lanjutnya, “Hari tertentu penjual ubi dan sayur-mayur banyak, sehingga kadang di bawah pulang ke rumah. Tapi, pada umumnya, banyak yang beli. Orang yang membeli itu, orang pendatang dan orang Papua. Kami memilih jualan di tempat-tempat itu karena banyak orang, apalagi dekat dengan kios-kios dan terminal.”

(IT)
Jualan Laku dan Berjualan di Tempat yang Layak, Mama-Mama Papua di Dogiyai: Pemda Pindahkan Kios-Kios dan Terminal di Sekitar Pasar Baru Reviewed by Majalah Beko on 21.53.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.