Breaking News

Berita

Kronologis Pembiusan Puluhan Anak Tabia Deiyai

Ilustrasi. Foto: metrosemarang.com
Deiyai, Majalah Beko - - Salah seorang korban, Oksilia Mote (15) kepada Majalah Beko, Selasa (03/08), mengatakan, pembiusan diduga dilakukan oleh beberapa tukang bangunan yang sedang mengerjakan pembangunan Gereja St. Yohanes Pemandi. Pembiusan terjadi ketika anak-anak tabea sedang melangsungkan kegiatan Temu Kangen Tabia tanpa bimbingan pembina selama tiga hari terakhir, hingga pembiusan terjadi pada Sabtu (03/05) malam di kemah Tabia, samping Balai Tabia St. Yohanes Pemandi, Waghete.

Menurut Oksilia, bius dilemparkan beberapa tukang bangunan ke dalam kemah, tempat anak-anak tabea tinggal. Setelah membuang bius, tukang-tukang tersebut melarikan diri. Beberapa anak Tabia pingsan. Sedangkan, Oksilia dan teman-teman lainnya berhasil melarikan diri keluar kemah dengan membawa beberapa teman yang pingsan.

Karena merasa dikriminal, Oksilia bersama teman-temannya melakukan aksi spontanitas dengan merusak beberapa kemah tukang bangunan dari PT Dewa yang didirikan di samping Balai Gereja St. Yohanes Pemandi Waghete itu.

Sebelum merusak kemah tukang bangunan, Oksilia bersama teman-temannya menemukan sebuah kompor dengan nyala api besar yang hampir menghanguskan balai. Mereka memadamkan kompor itu.

Setelah melakukan aksi spontanitas itu, Oksilia dan teman-temannya dikagetkan dengan tindakan pihak Kepolisian Resor Paniai, Kabupaten Deiyai dengan menembak senjata beberapa kali ke udara dan memukul dua orang temannya dengan pantat senjata.

(AG)
Kronologis Pembiusan Puluhan Anak Tabia Deiyai Reviewed by Majalah Beko on 19.18.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.