Breaking News

Berita

Nilai Positif Sedang Surut

Oleh Yanuarius Anouw
Ekspresi dan keunikan wajah mereka seperti ini usai gali sumur. Foto: Enos Goo.
Kita tidak membutuhkan ekspresi yang terlalu mewah. Cukup seperti gambar di atas ini. Ketika kita masuk dalam arena perjuangan yang panjang, kita membutukan pelajaran-pelajaran yang nantinya menjadi panduan hidup kita.

Tentunya, kehidupan manusia akan mengalami dua hal. Pertama, “pasang” dan kedua, “surut”.  Kedua nama ini biasanya diartikan dalam bidang perikanan. Secara spesifik  adalah air naik dan air turun. Kedua nama ini biasanya terjadi kombinasi dalam kehidupan, organisasi; tidak selamanya surut dan tidak selamanya pasang (tergantung pada manusia).

Pasang adalah air laut naik. Pasang ini mengibaratkan kehidupan kita. ketika berada dalam banku pendidikan. Yang perlu diperhatikan adalah nilai-nilai kehidupan yang sudah ada. Ketika belajar nilai-nilai tersebut dan mengaplikasikan sesuai dengan nilai tersebut, pasang itu tetap ada pada nilai nomor, dan bahkan bisa lebih.

Surut adalah air turun. Kebalikan dari pasang. Biasanya, di sini terabaikan nilai-nilai positif yang sudah ada. Hal tersebut muncul karena anggap gampang memegang kebiasaan hidup yang lama dan tidak mengikuti pola hidupnya.

Berdasarkan paradigma kita masing-masing, kita melihat dan merenungan kembali, sekarang kita ada di mana, posisinya di mana, kondisinya bagaimana dan hidup kita akan seperti apa?

Jangan tanya orang lain, mari kita tanya kepada diri kita sendiri; kehidupan dan nilai-nilai yang sudah ada, sekarang sudah mulai hilang atau masih ada, ataukah berada pada “pasang” atau “surut”. (****)
Nilai Positif Sedang Surut Reviewed by Majalah Beko on 11.17.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.