BREAKING NEWS

Berita

Pekerjaan Mulia Sosok Titus Boma

Titus Boma (14) sedang memungut kaleng dan besi bekas di Jalan Ahmad Yani, Kodim, Nabire. Foto: AD/Beko.
Nabire, Majalah Beko - - Perjuangan mulia seorang bocah yang berumur 14 tahun ini patut diberi jempol. Ramainya kendaraan yang berlalu-lalang di Kota Jeruk tidak menyurutkan semangat bocah yang ditinggal ibunya untuk selamanya ini untuk terus berkiprah dalam membantu ayahnya, seorang satpam di Pasar Karang Tumaritis, dalam menghidupi keluarga. Bocah itu bernama Titus Boma.

Titus terus mengayunkan kakinya memungut kaleng-kalengan dan besi-besian bekas di beberapa pasar dan tempat sampah di sepanjang jalan kota yang sering disebut Kota Tugu ini.

Sa biasa jalan cari kaleng dengan besi untuk jual. Barang yang sa cari itu hanya kaleng dengan besi saja. Sa biasa cari di bagian Pasar Oyehe, Pasar Karang, Pasar Kalibobo, dengan tempat-tempat sampah yang ada di pinggiran jalan,” katanya ketika ditemui Majalah Beko, Rabu (30/3), ketika Titus sedang memungut kaleng dan besi bekas di Jalan Ahmad Yani, Kodim, Nabire.

Biasanya, Titus mencari kaleng-kalengan dan besi-besian di pagi dan sore hari. “Sa biasa cari itu hanya sore dengan pagi saja. Kalau siang, sa tinggal di rumah, karena siang itu biasa panas sekali,” imbuh Titus yang berdomisili di kompleks SMK Negeri 01 Nabire itu.

Hasil kumpulannya dijual demi mendapatkan makanan secukupnya dan dibagikan bersama adiknya yang masih kecil.

Sa kumpul sampe banyak, baru sa biasa jual. Kalau sa jual baru dapat uang, sa biasa beli es dengan kue kalau sa lapar. Lain, sa biasa bagi dengan sa pu ade. Sa pu ade itu masih kecil,” tutur Titus dengan nada sedih.

Ayah bersama kakaknya tidak menghalangi pekerjaan kesehariannya yang mulia itu. “Di rumah, sa tinggal dengan bapa, kaka perempuan, dengan sa pu ade laki-laki satu. Sa pu bapa dengan kaka juga tidak biasa marah kalau sa cari kaleng dengan besi, karena kalau sudah malam, sa biasa pulang cepat. Waktu sa punya kaka kerja, sa biasa jaga sa pu ade. Bapa dengan kaka juga senang, karena sa kalau dapat uang, sa biasa bagi dengan sa pu ade,” ungkap Titus.

Bocah itu bersama adiknya tidak bersekolah. Bocah yang akrab disapa Titu ini sudah lama menghabiskan waktu dan tenaganya di pekerjaan kesehariannya itu. “Sa dengan sa pu ade tidak sekolah. Sa sudah lama sekali cari kaleng,” katanya dengan nada sedih sambil menoleh ke langit.

Semoga masyarakat dan pihak-pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Nabire iba dan memperhatikan hal yang dianggap sepeleh ini demi menyejahterakan masyarakat, serta menumbuhkan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak Negeri Cenderawasih yang berkualitas.

(Amos Degei)
Pekerjaan Mulia Sosok Titus Boma Reviewed by Majalah Beko on 15.54.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.