BREAKING NEWS

Berita

Ketua PPUS Diskamsel: US Kali Ini Ibarat “Ayam Kehilangan Induk”

Seorang guru membagikan soal US kepada siswa di SD Itouda, Distrik Kamuu Selatan, Kabupaten Dogiyai, Senin (18/04) pagi. Foto: YD/Beko.
Dogiyai, Majalah Beko - - Ketua Panitia Pelaksanaan Ujian Sekolah (PPUS) Sub Rayon III Distrik Kamuu Selatan (Diskamsel), Maksimus Dogomo, S. Pd. mengatakan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Kabupaten Dogiyai belum mencairkan dana US, sehingga para guru meminjam uang di gereja-gereja dan masyarakat demi merealisasikan US tahun ini.

US kali ini dilaksanakan ibarat ayam kehilangan induknya. Mengapa saya katakan demikian, sebab tahun ini Pemerintah Dogiyai melalui dinas terkait, P & K belum cairkan dana US,” katanya kepada Majalah Beko, Senin (18/04) pagi di SD Itouda, Distrik Kamuu Selatan, Kabupaten Dogiyai.

Selain dana, tambah Dogomo, Dinas P & K Dogiyai masih belum merealisasikan 3 mata pelajaran US yang dijanjikan belum lama ini.

“P & K mengatakan, tiga mata pelajaran US, yakni Matematika, Bahasa Indonesia dan IPA akan ditanggung jawab oleh dinas. Namun, saat ini belum realisisakan. Kami, guru-guru yang ada di Rayon III Kamuu Selatan  sangat bingung, katanya.

Dogomo juga menilai, hal ini diakibatkan Dinas P & K Dogiyai memiliki 2 kepala dinas.

“Dinas P & K, sementara ini ada dua kepala dinas  yang menjabat. Akibatnya, tidak ada dana, karena satu mengharapkan satu. Akhirnya, berjalannya US seperti ini,” ungkapnya.

Oleh karena itu, tambah Dogomo, guru-guru harus meminjam uang ke gereja atau masyarakat demi merealisasikan US tahun ini.

“Kami penuh rasa sayang kepada siswa kami, sehingga kami ada pinjam uang di gereja-gereja dan beberapa masyarakat. Ini tanggung jawab kami dan US ini merupakan satu pesta negera yang kami harus jalankan hingga selesai dan sesuai jadwal yang ada. Kami juga akan tanggung 3 mata pelajaran nasional yang dijanjikan dinas itu, yang penting US berjalan lancer,” tuturnya.

Sementara, di kesempatan yang sama, Sekretaris PPUS Diskamsel, Geradus Waine, S.Pd. mengatakan, Dinas P & K Dogiyai mustinya memfasilitasi tenaga guru dan US.

“Ada dua kepala dinas yang menjabat, sehingga kami binggung. Kami, guru dan honorer hendaknya difasilitasi guna membangun SDM di Dogiyai. Orang dinas yang ada wilayah Kabupaten Dogiyai mestinya fasilitasi US kali ini, bukan malah bingungkan kami dengan dua kepala dinas yang menjabat itu,” ungkapnya.

Lanjut Waine, “Sementara, dinas anggap kami, guru hanya beli ijazah dan mogokan dana-dana dari Dinas P & K. Jika mampu, coba kuliahkan guru-guru yang masih honorer dan D II PGSD yang ada tiap SD.

Pantauan Majalah Beko, di hari pertama, US ini berjalan lancar.


(YD)
Ketua PPUS Diskamsel: US Kali Ini Ibarat “Ayam Kehilangan Induk” Reviewed by Majalah Beko on 18.56.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.