BREAKING NEWS

Berita

Di Manado, Beberapa Pelajar Papua Turut Dukung Aksi 2 Mei

Beberapa pelajar Papua turut mendukung aksi damai 2 Mei, Senin (02/05). Foto: JI/Beko.
Manado, Majalah Beko - - Bukan saja KNPB dan rakyat Papua, namun dukungan aksi damai 2 Mei datang dari pelajar SMA dan SMP yang berstudi di Kota Manado. Pelajar yang sedang studi ini mendukung penuh ULMWP (United Liberation Movement For West Papua) sebagai anggota penuh  di MSG (Melanesian Sperhead Group). Mereka juga mendukung KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) IPWP (International Parlementarians for West Papua) di London yang akan dilaksanakan hari ini, Selasa (03/05).

Kepada Majalah Beko, Senin (02/05), seorang siswa, Paulus Auwe mengatakan, dukungan pelajar benar-benar dari hati dan tidak ikut-ikutan.

“Kami sadar dan kami siswa sudah tahu menggunakan internet dan kami bisa baca sejarah dan perjuangan pergerakan Bangsa Papua yang berjuang untuk merdeka. Kami lakukan ini bukan ikut-ikutan dan tidak juga dibujuk oleh siapapun. Ini dari hati nurani kami anak muda Papua”, ungkapnya.

Ketika ditanyai media ini, “Apakah tidak takut untuk melakukan aksi ini?” Salah satu dari mereka yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, mereka tidak takut dan itu merupakan hak mereka untuk berpendapat dan bereksperesi sesuai dengan Undang-undang Dasar dan Deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia PBB.

“Kami tidak takut karena kami tahu dan sadar akan sejarah kami. Kami lakukan ini karena kami punya hak. Kami juga punya hak untuk berpendapat dan berekspresi. Kami tahu itu sudah diatur dalam Deklarasi Universal Hak-Hak Asasi Manusia PBB dalam pasal 19 dan 20, dan UUD Negara Indonesia Pasal 28E UUD 1945 Ayat 3,” pungkasnya.

Auwe bersama rekan-rekannya juga mengaku, di samping belajar di sekolah, mereka selalu mendapat informasi terkait Papua dan sejarah Papua yang dimanipulasi. Menurut mereka, informasi itu dengan mudah mereka dapatkan di media online, baik itu di media sosial dan di situs-situs internet. Selain itu, mereka juga mendapatkan informasi dari buku-buku di perpustakaan sekolah.

“Banyak sumber informasi untuk kami tahu dan kami anak muda semakin sadar akan sejarah kami yang memang betul-betul sejarah pahit terutama Hari Aneksasi 1 Mei 1963 yang dilakukan oleh beberapa orang ini tanpa melibatkan rakyat Papua. Kami juga membaca informasi mengenai pelanggaran HAM yang dilakukan negara dan dibiarkan tanpa diselesaikan. Kami sadar itu dan membuat kami semangat untuk buktikan yang sebenarnya terjadi di kami punya tanah,” tutup Auwe.

(JI)
Di Manado, Beberapa Pelajar Papua Turut Dukung Aksi 2 Mei Reviewed by Majalah Beko on 15.16.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.