Breaking News

Berita

Ipmapandode Sulut Usul Adanya Mahasiswa Meepago Se-Indonesia

Diskusi mahasiswa Ipmapandode Sulut, Senin (27/06) (foto: Ipmapandode Sulut).
Manado, Majalah Beko - - Dalam diskusi yang digelar beberapa mahasiswa Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Paniai, Dogiyai dan Deiyai (Ipmapandode) Sulawesi Utara (Sulut) di Kontrakan Dogiyai, Manado, Senin (27/06) menyepakati, harus ada Ipmapandode se-Indonesia atau Ikatan Mahasiswa Meepago se-Indonesia yang bisa menghimpun serta mengawasi dan mengontrol daerah.

Menurut Ketua Ipmapandode Sulut, Paulus Douw, hal ini harus dilakukan lantaran mahasiswa adalah tulang punggung masyarakat dan pemerintah Meepago.

“Kami harapkan, harus ada ikatan Ipmapandode se-Indonesia atau kita sebut saja Ikatan Mahasiswa Meepago se-Indonesia, baik itu se-Jawa-Bali, kemudian se-Sulawesi dan se-Papua yang basisnya dari beberapa kota studi di Papua, ungkap Paulus.

Ia juga menilai, dengan adanya organisasi seperti itu,  mahasiswa Meepago terstruktur dan mudah berkoordinasi dan berkontribusi membangun daerah Meepago.

“Saya menilai bahwa dengan adanya penyatuan organisasi, maka kita terstruktur dan mudah koordinasi. Terus, kita juga bisa berkontribusi di daerah. Bahkan, kita lakukan banyak hal, seperti seminar, baksos, festival budaya dan musik hingga rayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga di Nabire. Ini luar biasa,katanya.

Selain itu, beberapa anggota mengusulkan pemerintah daerah Meepago harus mendukung dan memperhatikan mahasiswa demi kelancaran kegiatan-kegiatan yang hendak digelar di daerah Meepago.

“Harus ada perhatian dan dukungan pemerintah agar semua lancar dan terencana. Karena, kegiatan-kegiatan itu juga kontribusi bagi daerah. Kalo pemerintah tidak perhatian, semua itu sia-sia dan rugi bersama-sama,” ungkap beberapa anggota diskusi.

Dalam diskusi juga, mahasiswa menemui salah satu kendala soal sekretariat mahasiswa Meepago atau Ipmapandode di Nabire sebagai kota sentral.

Nabire sebagai daerah yang menghubungkan beberapa daerah Meepago, maka perlu ada sekretariat sebagai emaowa di daerah. Hal ini berhubung dengan mahasiswa yang pulang libur sering tidak bersama-sama, namun beberapa hilang kontak ketika tiba di Nabire dan hanya seberapa yang sibuk dengan kegiatan, akibatnya kewalahan,” ungkap anggota diskusi yang hadir dari Gorontalo, Eman Ukago.

Lanjut Eman, “Kami selalu kewalahan dan sulit kontak teman-teman karena semua hilang dari Nabire. Hal ini karena belum ada sekretariat tempat kita berkumpul dan berdiskusi.”

Sementara, seorang anggota diskusi yang enggan menyebutkan nama mengharapkan, Ikatan Mahasiswa Meepago se-Indonesia hadir untuk memberantas masalah sosial di kalangan masyarakat Meepago.

“Di Papua, khususnya di Meepago, itu banyak masalah kami hadapi seperti miras, ganja, togel, perusahan ilegal dan hiburan malam, maka perlu adanya Ikatan Mahasiswa Meepago se-Indonesia agar semua bersama-sama bisa berantas. Ini jadi kesimpulan sekaligus usulan kami,” ungkap seorang anggota diskusi kepada media ini usai diskusi.

(JI)
Ipmapandode Sulut Usul Adanya Mahasiswa Meepago Se-Indonesia Reviewed by Majalah Beko on 16.37.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.