Breaking News

Berita

Kadis: Aktivitas Miras, Togel, dan Bilyar Tidak Diperbolehkan Beredar di Distrik Mapia

Kadis Mapia, Bonivasius Dogomo (tengah) didampingi Kepala Kampung Bomomani, Emelianus Tigi (kiri) dan pihak keamanan di ruang kerja Distrik Mapia, Senin (27/06) (foto: YD/Beko).
Dogiyai, Majalah Beko - - Kepala Distrik (Kadis) Mapia, Bonivasius Dogomo didampingi Kapolsek dan Danlamir Distrik Mapia bersama Kepala Kampung Bomomani, Emelianus Tigi dan Kepala Kampung Gopouya serta Kepala Kampung Magode menegaskan, aktivitas minuman keras (miras), togel, dan bilyar tidak diperbolehkan di Distrik Mapia.

Menurut Kadis Mapia, hal ini perlu dilakukan guna menjaga kelangsungan, keselamatan, dan hubungan hidup, serta interaksi sosial yang baik antara masyarakat dengan pihak pemerintah tingkat Distrik Mapia. 

“Kita, komponen yang ada dalam Distrik Mapia, mari jaga ketertiban dan keselamatan manusia dan alam yang ada dan sudah ada dari sejak nenek hingga kini melalui menertibkan jualan miras dan judi yang sedang beredar tingkat masyarakat dan pemerintah di Distrik Mapia khususnya dan pada umumnya di Kabupaten Dogiyai. Hari ini, kami bersatu dan memberantas, karena hanya gara-gara semua jenis perjudian dengan minuman keras (miras) ini mengacau-balaukan tatanan hidup masyarakat setempat, dan itu menjadi pintu masuk dari kejahatan untuk kejahatan yang lain,” katanya kepada masyarakat Distrik Mapia, Senin (27/06).

Dikatakan Dogomo lagi, pelarangan ini sudah disepakat bersama pihak kapolsek, damdamir, kepala distrik, dan 7 kepala desa berdasarkan pakta integritas perjudian, togel, biliar dan miras di Distrik Mapia.

Dogomo juga meminta kaum pemuda dan intelektual Mapia sadar dan membantu pemerintah memberantas perjudian, togel, biliar dan miras.

Selain itu, Dogomo menegaskan, pihaknya akan mengontrol untuk memberhentikan aktivitas miras, togel, dan bilyar di Distrik Mapia.

“Atas nama Kepala Distrik Mapia, kami akan keliling, mengontrol dan memperingatkan semua tempat bandar togel, bilyar dan miras, baik area dalam kios dan masyarakat yang ada di Bomomani, Gopouya, Ekagokunu di Distrik Mapia,” tegas Kepdis.

Sementara, Kapolsek Mapia, Ngarifin meminta kerja sama masyarakat setempat untuk  memberantas perjudian, togel, biliar dan miras.

“Untuk tutup berjudi dan miras di wilayah Mapia, sebaiknya kita sampaikan berdasarkan kesepakatan semua masyarakat, sehingga kita jangan tunggu atasan. Apabila kita mau sadar, harus mulai dari sekarang. Jangan menunggu atasan sesuai perintah tersebut, tapi harus mulai dari diri sendiri. Kami, pihak keamanan minta, kita harus kerja sama demi melaksanakan atas perintah kadis supaya daerah Mapia ini bisa aman, aktif dan terjaga. Sekali lagi, kami meminta dukungan dari semua pihak terutama kesadaran bagi masyarakat. Sebab, masyarakat tidak dukung dan tidak sadar, serta tidak turuti berarti sama saja. Oleh karenanya itu, kita harus mendukung dan sadar mulai dari pimpinan sampai masyarakat yang ada. Masyarakat di sini pasti sudah tahu 10 hukum Firman Tuhan dan adat istiadat. Oleh sebab itu, kadis harus buat baliho besar-besar dan tempel pelarangan tentang berjudi dan bermiras,” pintanya.

Selain itu, kepada pengedar di wilayah Mapia, Ngarifin meminta, pemberantasan ini harus disampaikan kepada pemilik saham. 

“Kalian di sini sebagai karyawan, maka harus sampaikan kepada bos bahwa untuk perjudian togel, bilyar dan minuman keras di wilayah Distrik Mapia harus tutup dan harus dimusnahkan,” pungkasnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Majalah Beko, hal ini telah disepakati berbagai pihak.

“Daerah Mapia ini, mulai sekarang sudah lupakan profesi seperti yang selalu bikin kebun, tanam kacang, kopi dan piara ayam. Oleh sebab itu, sebaiknya kita tinggalkan budaya luar, seperti miras dan perjudian. Kita menggali kehidupan masa dulu yang sudah ada, karena jaman sekarang mulai hilang jadi,” ungkap pihak Lembaga Dewan Adat Mee di Distrik Mapia, Alexander Pakage kepada media ini.

“Kami saat ini kecewa dan kenapa sampai barang penyakit ini ada di daerah kami. Tidak diperboleh jual miras, togel, makan pinang dan bilyar di kami punya daerah ini. Kalau barang-barang ini ada hanya bikin kacau-balau dan ini satu titik pintu datangnya masalah dalam keluarga,” ungkap seorang tokoh masyarakat, Yupen Boga kepada media ini.

Selain itu, Boga meminta Kadis Mapia segera membuat surat pernyataan pemberantasan perjudian, togel, biliar dan miras yang ditanda tangani semua pihak di Mapia.

(YD)

Kadis: Aktivitas Miras, Togel, dan Bilyar Tidak Diperbolehkan Beredar di Distrik Mapia Reviewed by Majalah Beko on 15.08.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.