Breaking News

Berita

Mana yang Penting, Tuan Kertas atau Tuhan?

Oleh Alfred Pekei
Ilustrasi (foto: ist.)
Uang adalah alat pembayaran yang sah. Dalam kehidupan, manusia membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sekarang, dengan berkembangnya dunia (arus global), uang dianggap sebagai tuan dalam hidupnya dibandingkan Tuhan dan manusia.

Pantauan saya, di kalangan generasi muda, banyak orang rela mengorbankan apa yang mereka miliki guna mandapatkan ‘si iblis’ kertas itu (uang) dan rela melakukan apapun untuk mendapatkan uang, seperti membunuh, mencuri, dan hal-hal yang dilarang oleh sang Maha Esa. Dengan ini, uang menjadi tuan dalam hidup.

Lebih parah lagi, kebudayaan saling menolong, gotong-royong, kesatuan dan lainnya mulai luntur oleh karena uang. Dalam mahasiswa, mereka bemusuh antar  satu sama lain karena uang dan organ pemersatu pun mulai terpecah belah karena uang.

Dalam pantauan saya, banyak organisasi kemahasiswaan atau masyarakat terpecah belah karena uang dan dalam itu juga mulai hilang. Budaya kemahasiswaan di tanah rantauan pun mulai hilang.

Dengan tidak sengaja, kita membawa suatu virus untuk kita dan masyarakat, yang nantinya kita mengabdi di sana.

Kalau penerus generasi muda sudah begitu, sebenarnya apa yang diharapkan orang tua kita dan tanah kita ke depannya?

Arti dari suatu kebersamaan, kita nikmati sepanjang hidup kita, tetapi arti dari si tuan kertas Iblis hanya sekejap bagaikan uap air
Mana yang Penting, Tuan Kertas atau Tuhan? Reviewed by Majalah Beko on 19.04.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.