Breaking News

Berita

Plt. Bupati Dogiyai Resmi Pindahkan Aktivitas Pasar, Mama-Mama Penjual Dogiyai Resah

Plt. Bupati Dogiyai, Herwan Auwe menjelaskan kepada mama-mama penjual asal Dogiyai di pasar baru, Ekemani, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Kamis (09/06). Foto: YD/Beko.
Dogiyai, Majalah Beko - - Plt. Bupati Kabupaten Dogiyai, Herman Auwe meminta aktivitas pasar, yakni pasar mama-mama asal Dogiyai dan perkiosan, serta terminal umum di pasar lama dipindahkan ke pasar baru yang terletak di Ekemani, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai.

“Kami sudah pindahkan dan seluruh aktivitas pasar lama hari ini ditinggalkan dan resmi dipindahkan ke pasar baru untuk perkiosan, pasar mama-mama dan terminal, baik motor roda dua maupun mobil roda empat,” kata Auwe kepada mama-mama asal Dogiyai di pasar baru, Kamis (09/06) pagi.

Selain memindahkan aktivitas pasar, Plt. Bupati Dogiyai itu mengatakan, pihaknya akan menyediakan empat angkutan masyarakat di tiap distrik pada tahun 2017 mendatang.

“Kami, Pemda Dogiyai menyediakan empat mobil untuk masyarakat, baik Distrik Kamuu Timur, Distrik Kamuu Selatan, Distrik Dogiyai dan Distrik Mapia, tapi dana sudah habis dalam pilkada. Sehingga, tahun 2017, kami, Pemda Dogiyai berupayakan untuk pengadaan empat mobil bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, seorang mama penjual asli Dogiyai, Dorci Agapa mengungkapkan kekecewaannya soal pemindahan aktivitas pasar ini kepada Majalah Beko seusai penjelasan Plt. Bupati Dogiyai. 

“Kami sudah pindah pasar baru, tapi kecewa karena tahun kemarin yang pindah juga dekat bulan Desember dan sekarang juga bulan Juni, karena berbagai kebutuhan kami lengkapi dalam keluarga, sepertinya kebutuhan uang Natal dan untuk biaya anak-anak kami yang sekolah. Saya bicara ini karena pejabat Dogiyai tidak biasanya belanja kami punya jualan, tapi jualan biasanya dibeli oleh pejabat Deiyai dan Paniai,” ungkapnya.

Mama Dorci menilai, kehadiran perkiosan di tempat yang sama mengakibatkan jualan pasar mama-mama tidak laku.

“Kami mama-mama bisa pindah pasar baru. Kami kuatir kalau kios-kios itu juga pindah sama-sama kami, karena orang-orang datang itu hanya beli barang-barang kios. Orang banyak ramai hanya di kios lama. Itu biasanya terjadi. Kami takut kalau kami punya jualan tidak laku di pasar baru karena kios,” jelasnya.

Selain itu, mama Dorci meminta Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Dogiyai menangani prasarana pasar baru. 

“Mama-mama meminta kepada dinas terkait dalam lingkungan pasar baru harus babat dan diaspal supaya kami berjalan lancar,” pintanya. 

(YD)
Plt. Bupati Dogiyai Resmi Pindahkan Aktivitas Pasar, Mama-Mama Penjual Dogiyai Resah Reviewed by Majalah Beko on 19.20.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.