Breaking News

Berita

Mahasiswa Unipa Dengan Tegas Menolak Seminar Melindo

Massa berpose bersama seusai aksi damai digelar depan Rektorat Unipa Manokwari, Kamis (22/09) siang - Petrus Yatipai/KM.
Manokwari, Majalah Beko - - Puluhan mahasiswa Universitas Papua (Unipa), terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Antropologi bersama Forum Independen Mahasiswa (FIM) menggelar aksi demo damai menolak dengan tegas kebijakan Kementrian Luar Negeri Indonesia kepada pihak Unipa untuk  melaksanakan “Seminar Melanesia-Indonesia (Melindo)”. Aksi ini digelar di lingkungan Unipa, Kamis (22/09) pukul 08.00 WP hingga 13.00 WP.

Pantauan Majalah Beko, demo damai ini dimulai dari depan Fakultas Sastra Antropologi Unipa. Massa berorasi mengelilingi setiap fakultas di Unipa sambil menyanyikan yel-yel “Papua Merdeka”. Hingga di depan Rektorat Unipa, massa menyampaikan aspirasi mereka kepada pihak Unipa yang langsung direspon Wakil Rektor III (WR III) Unipa Manokwari, Hendrik Arwam.

Dalam orasinya, Presiden Mahasiswa (Presma) Unipa, Mansor Ap dengan tegas mengatakan, pihaknya menolak Seminar Melindo.

Di kesempatan yang sama, Ketua FIM Unipa, Gerardus Tembut juga dengan tegas menolak seminar tersebut.

“Mereka membentuk Melanesia-Indonesia (Melindo) ini, perkembangan Papua sengaja dimatikan yang terbentuk di Pasifik. Beberapa organisasi yang ada di Papua, mereka bisa termasuk dalam United Liberation Movement for West Papua (ULMWP). Maka, mereka juga cari peluang untuk membentuk satu organisasi Melanesia-Indonesia (Melindo) untuk menutupi perjalanan Papua. Apalagi, isu Papua Merdeka ini sedang lakukan pertemuan-pertemuan, di Pasifik sudah mengakui bahwa kami sebagai saudara, Ras Melanesia. Trus, dari Melindo membuat surat rekomensi di Unipa dan Uncen untuk memberikan materi konsep dari Melanesia-Indonesia (Melindo),” beber Gerardus.

Hal serupa juga disampaikan Koordinator Aksi, Yohanes Aliknoe kepada media ini.

“Kami, Himpunan Mahasiswa Jurusan Antropologi, bukan Ras Melayu, tetapi kami ini Ras Melanesia. Orang-orang antropologi dari luar negeri mereka membedakan kami orang Papua bukan Ras Melayu, tapi kami Ras Melanesia,” katanya seusai aksi digelar.

Selain menolak, Yohanes mangatakan, pihaknya akan memantau hingga seminar tersebut tidak diadakan di Unipa.

Sementara, dilansir Kabar Mapegaa, WR III Unipa Manokwari, Hendrik Arwam mengatakan, pihak Unipa telah menolak seminar tersebut.

“Hal ini bukan misi atau program dari kami. Namun, ini hanya berupa penawaran saja dari pusat kepada pihak universitas. Jadi, kalau mahasiswa sudah menolak, kami pun ikut menolak karena ini bukan bagian dari kami. Bapak (rektor, red.) dia pun akan menolak hal itu. Seminar itu masuk melalui surat pemberitahuan, namun kemarin sudah ditolak,” beber Arwam.

Aksi ini berakhir dengan aman.

(YG)
Mahasiswa Unipa Dengan Tegas Menolak Seminar Melindo Reviewed by Majalah Beko on 18.21.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.