Breaking News

Berita

Dana Pendidikan 6 Miliar dan Harapan Mahasiswa Deiyai se-Indonesia

Oleh Feliks Pekei
Ilustrasi - Google (ist.)
Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Deiyai menganggarkan dana pendidikan (studi akhir dan pemondokan) pada tahun 2016 sebesar 6 milliar untuk mahasiswa asal Deiyai se-Indonesia. Anggaran ini ditetapkan dalam rapat kerja birokrasi pemerintahan. Namun, faktanya, dana pendidikan tidak dikabulkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Deiyai.

Pembagian dana pendidikan ini semakin aneh tiap tahun. Tahun ini, besar dana bagi setiap mahasiswa studi akhir ditentukan sendiri oleh Bupati Deiyai dan kroninya, tanpa mengambil kesepakatan dengan ketua dan anggota forum (dalam organisasi mahasiswa tingkat kabupaten). Benar, jika penentuan ini mengalami perbedaan antar jenjang pendidikan, mulai S3 (Doktor), S2 (Magister), S1 (Sarjana), dan D3 (Diploma).

Apakah dana 6 milliar ini terbagi habis untuk mahasiswa Deiyai se- Indonesia?

Jika Dinas P & K Deiyai di bawah pimpinan Piter Adii S.Sos membagikan dana pendidikan tidak sesuai data base mahasiswa studi akhir tiap kota studi, tentu instansi ini tidak senang dengan mahasiswanya, begitu juga dengan mahasiswa.

Pengurus forum mahasiswa Deiyai tiap kota studi se-Indonesia sudah menyerahkan data base mahasiswa studi akhir sesuai dengan permintaan Dinas P & K Deiyai. Namun, setelah pihak mahasiswa mengirimkan data base, bupati bersama bendahara kabupaten dan instansi terkait malah merombak data base tersebut tanpa koordinasi atau tanpa sepengetahuan pengurus forum mahasiswa Deiyai tiap kota studi.

Forum (organisasi) mahasiswa Deiyai tiap kota studi se-Indonesia adalah sah. Pemda dan Dinas P & K Deiyai harus menghargai hal ini dan perlu adanya kerja sama yang baik dalam menentukan volume dana yang dibagikan sesuai data base pengurus forum.

Lagi, pejabat-pejabat Deiyai ini harus mengetahui bahwa khusus di Jawa dan Bali tidak ada perbedaan antara mahasiswa Deiyai, Dogiyai, Paniai, dan Nabire. Kami mahasiswa Mee adalah satu. Jangan membeda-bedakan dan menggolongkan kami dengan sistem pemerintahan (pemekaran) yang memecah-belahkan Mee itu sendiri, seperti Mee-Paniai, Mee-Dogiyai, Mee-Deiyai, dan Mee-Nabire. Ingatlah, mahasiswa Mee akan kembali mengabdi ke daerahnya di Meeuwodide.

Kami, atas nama forum mahasiswa Deiyai tiap kota studi sangat kesal atas pemberlakuan tersebut.

Harapan mahasiswa Mee (secara umum) bagi pejabat atau siapapun yang akan membagikan dana pendidikan dan pemondokan di Jawa dan Bali, tolong, jangan membeda-bedakan asal usul kabupaten dan marga, tetapi memberikan dana pendidikan sesuai dengan data base yang diserahkan pengurus forum mahasiswa Deiyai. (*)
Dana Pendidikan 6 Miliar dan Harapan Mahasiswa Deiyai se-Indonesia Reviewed by Majalah Beko on 18.16.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.