Breaking News

Berita

Letakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Mahasiswa, Bupati Puncak Juga Bagikan 50 Juta

Pemkab Puncak berpose bersama puluhan mahasiswa Puncak setelah menggelar peletakan batu pertama, Sabtu (29/10) siang  – YG/Beko
MANOKWARI, MAJALAH BEKO - - Bupati Kabupaten Puncak, Willem Wandik didampingi beberapa kepala dinas (kadis) meletakan batu pertama pembangunan asrama mahasiswa asal Puncak, Sabtu (29/10) siang di Manunggal Besar (dalam), Amban, Manokwari.

Peletakan batu pertama pembangunan asrama 2 lantai ini disaksikan langsung oleh puluhan mahasiswa Puncak, beberapa mahasiswa asal Pegunungan Tengah Papua, dan para orang tua di Kota Buah-Buahan.

Awalnya, bupati bersama rombongan dijemput dengan tari-tarian adat.

Peletakan baru pertama diawali dengan ibadah bersama dan dilanjutkan dengan pengucapan syukur; bakar batu.

Setelah meletakan batu pertama, Willem Wandik mengatakan, mahasiswa sebagai generasi penerus daerah. Sehingga, dirinya mengajak mahasiswa untuk menghargai sesama dan menyelesaikan studi dengan benar.

“Mahasiswa, khususnya mahasiswa Puncak harus menghargai orang tua yang ada sekitar sini dan lokasi yang dibayar itu siapa punya harus menghargai yang punya lokasi ini. Mahasiswa harus kuliah baik-baik, cepat selesai dalam empat atau lima tahun agar  datang di kantor mendampingi kami,” ajak Willem.

Willem menambahkan, pihaknya akan membangun asrama di empat kota studi lain, selain Manokwari.

“Kami, pemerintah daerah (pemda) adakan bantuan berupa dana di empat kota studi agar melengkapi kekurangan dalam hal asrama, terutama di kota studi Manokwari ini,” ungkapnya.

Selain mahasiswanya, Willem memberikan bantuan dana kepada mahasiswa asal 15 kabupaten atau koordinator wilayah (korwil) di bawah payung Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari.

“Kami membantu dana sedikit, jadi kami membagikan ke setiap koordinator wilayah (korwil) dan gubuk masing-masing,” ungkapnya sambil menyerahkan dana sebesar 50 juta  kepada Badan Pengurus Korwil Puncak.

Badan Pengurus Puncak membagikan dana tersebut ke tiap korwil, asrama, dan gubuk-gubuk. Per korwil mendapatkan 1 juta. Sedangkan, asrama, gubuk-gubuk dan lain-lain mendapat 500 ribu. 

Terpisah, Ketua Korwil Puncak, Marianus Tabuni mengucapkan terima kasih kepada pemkab yang telah meringankan beban mahasiswa.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah (pemda) dan bupati yang telah melihat dan membangun asrama permanen ini,” tutur Marianus.

Lebih lanjut dikatakan Marianus, “Asrama merupakan pondasi mahasiswa dalam mengenyam pendidikan. Kalau asrama ada, mahasiswa bisa fokus belajar dengan aman.”

Berdasarkan data yang dihimpun Majalah Beko, asrama ini dibangun melalui 3 tahap. Pertama, pembayaran lokasi. Kedua, pemagaran. Ketiga, peletakan batu pertama sebagai langkah awal pembangunan bangunan asrama.

Hingga usai, acara peletakan batu pertama berjalan dengan aman.

(YG)
Letakan Batu Pertama Pembangunan Asrama Mahasiswa, Bupati Puncak Juga Bagikan 50 Juta Reviewed by Majalah Beko on 22.24.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.