Breaking News

Berita

Tolak Perubahan Nama “Dekenat Pegunungan Tengah”, Ini Pernyataan Sikap IKB-PMKD se-Jatim

Mahasiswa Katolik yang tergabung dalam IKB-PMKD se-Jatim memajangkan pernyataan sikap penolakan perubahan nama Dekenat Jayawijaya menjadi Dekenat Pegunungan Tengah - Frangky Alua
MALANG, MAJALAH BEKO - - Mahasiswa Katolik yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Katolik Dekenat Jayawijaya (IKB-PMKD) se-Jawa Timur (Jatim) membuat pernyataan sikap menolak perubahan nama Dekenat Jayawijaya menjadi Dekenat Pegunungan Tengah.

Pernyataan sikap IKB-PMKD mendukung beberapa poin yang telah disimpulkan beberapa waktu lalu oleh Tim Peduli Dekenat Jayawijaya. Poin-poin tersebut adalah sebagai berikut.

1) Sebutan Dekenat Pegunungan Tengah nampak ‘sangat tidak tepat’, karena secara geografis wilayah Pegunungan Tengah mencakup wilayah Keuskupan Timika dan Dekenat Pegunungan Bintang, sehingga akan sangat ‘rancuh’ dan ‘tumpang tindih’ jika diberi nama Dekenat Pegunungan Tengah, kecuali tidak ada Keuskupan Timika dan Dekenat Pegunungan Bintang tadi.
2) Perubahan nama dekenat ini juga ‘tidak diikuti’ adanya data bukti perkembangan jumlah umat dan pembangunan Gereja Katolik di wilayah Pegunungan Tengah lain, di luar Kabupaten Jayawijaya secara signifikan. 
3) Proses perubahan nama Dekenat Jayawijaya ‘tidak sama sekali’ melalui pemberitahuan dan pengumuman (sosialisasi) melibatkan umat Katolik se-Dekenat Jayawijaya, sehingga perubahannya terkesan sangat ‘sepihak’. 
4) Perubahan nama Dekenat Jawijaya ke Dekenat Pegunungan Tengah juga seakan–akan mengandung unsur ‘konspirasi’ antara Pemerintah Jayawijaya dan oknum elit Katolik tertentu untuk tujuan pemekaran daerah Provinsi Pegunungan Tengah di kemudian hari.
5) Istilah Pegunungan Tengah (gunung) selama ini sangat sarat dengan ‘stigma’ negatif terhadap orang gunung, sehingga jika menggunakan nama Dekenat Pegunungan Tengah dikhawatirkan akan terus ‘melestarikan’ stigmatisasi itu.
6) Sejak awal terbentuknya kerja Tim Peduli Gereja Katolik Jayawijaya, sama sekali ‘tidak dihargai’, karena berbagai upaya dialogis yang dilakukan seperti surat audiensi dengan Uskup Jayapura maupun pater Dekan Jayawijaya membahas latar belakang perubahan nama Dekenat Jayawijaya dimaksud selalu’ ditolak’ bahkan ‘tidak pernah’ ada balasan dan tanggapan balik.

Berdasarkan poin-poin itu, IKB-PMKD Santa Theresia Avilla Keuskupan Jayapura se-Jatim menyatakan sikap atas perubahan nama tersebut. Berikut pernyataan sikap IKB-PMKD:

1) Menolak dengan tegas perubahan nama Dekenat Jayawijaya menjadi Dekenat Pegunungan Tengah
2) Uskup segera membuka akses bagi Tim Peduli Dekenat Jayawijaya sebagai perwakilan umat Katolik Dekenat Jayawijaya

Malang, 20 November 2016

Mengetahui,
Badan Pengurus Harian IKB-PMKDJ
Ketua

Korintus Huby

(Frangky Alua/Beko)
Tolak Perubahan Nama “Dekenat Pegunungan Tengah”, Ini Pernyataan Sikap IKB-PMKD se-Jatim Reviewed by Majalah Beko on 19.52.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.