Breaking News

Berita

Ini Klarifikasi BPOM Soal Parasetamol P500

Penderita Virus Machupo. Foto: Ist.
Manado-Majalah Beko, (24/02) Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengklarifikasi soal peredaraan pesan berantai terkait obat Parasetamol P500 yang mengandung virus berbahaya. Sebelumnya  beredar sebuah pesan berantai di media sosial membuat orang-orang panik. Pesan itu kurang lebih bunyinya demikian ““PERINGATAN:Hati-hati untuk tidak mengambil Paracetamol yang datang ditulis P/500. Ini adalah Paracetamol baru, sangat putih dan mengkilap. Menurut dokter terbukti mengandung “Machupo” virus, dianggap salah satu virus yang paling berbahaya di dunia dan dengan tingkat kematian yang tinggi. Silakan berbagi pesan ini, untuk semua orang dan keluarga dan menyelamatkan hidup dari mereka”.
Menanggapi hal itu dari Badan POM menulis di situs resminya bahwa berita yang tersebar adalah hoax atau tidak benar. Pihaknya mengatakan bahwa mereka melakukan evaluasi terhadap keamanan, khasiat, mutu, dan penandaan/label produk obat sebelum diedarkan (pre-market evaluation) dan secara rutin melakukan pengawasan terhadap sarana produksi dan distribusi, serta produk yang beredar di wilayah Indonesia (post-market control).
Terkait isu peredaraan pesan berantai di atas melalui media sosial, sampai saat ini Badan POM tidak pernah menerima laporan kredibel yang mendukung klaim bahwa virus Machupo telah ditemukan dalam produk obat Parasetamol atau produk obat lainnya.
Virus Machupo sendiri diketahui merupakan jenis virus yang penyebarannya dapat terjadi melalui udara, makanan, atau kontak langsung. Virus Machupo dapat bersumber dari air liur, urin, atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa (reservoir) virus tersebut.
Pewarta: Jhon Iyai
Ini Klarifikasi BPOM Soal Parasetamol P500 Reviewed by Majalah Beko on 05.49.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.