Breaking News

Berita

IPMAPANDODE Sulut Antusias Merayakan Acara Syukuran Wisudawan

Wisudawan: Foto Beko/Jhon Iyai

Majalah Beko_Manado, (23/02) Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire,Paniai, Dogiyai, Deiyai atau IPMAPANDODE Sulawesi Utara merayakatan acara syukuran wisudawan. Mereka yang memeroleh gelar sarjana dan melakukan acara ini adalah Nerce Ice Pigome, SKM dan Desepianus Pigai, S.S.
Dalam sambutannya Desepianus Pigai yang memeroleh sarjana sastra inggris ini mengatakan bahwa meskipun ditinggalkan oleh ibunya sejak kecil namun ia tarus semangat untuk belajar dan bisa menjadi seorang sarjana dan ingin kembali mengabdi di Papua. “Meskipun ibu saya meninggal sejak usia dua tahun namun saya bersyukur karena dibesarkan oleh kakak saya dan tidak sampai disitu dia membiayai saya dan sekarang saya jadi sarjana dan saya ingin kembali ke Papua untuk mengabdi”, tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Nerce Ice Pigome yang memiliki gelar sarja kesehatan masyarakat dari Universitas Sam Ratulangi Manado ini mengatakan bahwa dirinya bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan karena dirinya mengalami tantangan namum bisa sukses. “Saya bersykur kepada Tuhan dan orang tua dimana bisa membantu dan memotivasi hingga bisa menyelesaikan studi dan memeiliki gelar sarjana”, bebernya. Ia juga mengatakan bahwa dirinya fokus pada kampus dan aktif mengukuti berbagai kegiatan termasuk beberapa kursus di luar kampus.
Perempuan Papua yang punya semangat tinggi ini mengatakan bahwa dirinya aktif mengikuti kegiatan-kegiatan di organisasi kerohanian maupun di gereja. “Saya betul-betul fokus dan pegang prinsip pada nasihat dan janji-janji yang disepakati saat saya mau kuliah. Itu menjadi penyamangat sehingga saya fokus pada kampus, kursus-kursus seperti keyboard, kursus bahasa inggiris dan kegiatan-kegiatan kampus dan organisasis. Juga kegiatan gereja”, tuturnya penuh semangat.
Pigome yang juga sedang mengambil Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S.Pdk), kepada media ini mengatakan bahwa dirinya berpesan kepada mahasiswa yang sedang belajar lebih khusus adik-adik yuniornya mahasiswa IPMAPANDODE di Manado bahwa harus berkomitmen dan fokus. Ia juga berpesan bahwa mahasiswa jangan mabuk-mabuk atau menghabiskan uang orang tua pada hal-hal yang tidak penting. Ia mengatakan bahwa orang tua mencari uang dengan susah payah untuk membiayai pendidikan maka ia harapkan mahasiswa untuk aktif dan serius belajar terutama skill untuk membangun tanah Papua. “ Saya selesai pas empat tahun dan saya berpesan kepada ade-ade IPMAPANDODE bahwa saya harap uang kiriman orang tua harus digunakan dengan baik dan harus serius dan fokus pada belajar. Uang orang tua jangan enak-enak atau mabuk-mabuk karena itu dihasilkan dengan susah payah”, katanya berpesan.
Pada kesan pesan yang disampaikan, Ketua Ikatan Mahasiswa Papua di Manado (IMIPA) Dokter Etius Kogoya, S.Ked mengatakan bahwa membangun Papua harus berlandaskan firman Tuhan karena sejarah Papua mencatat bahwa agama membawa pemerintah ke Papua bukan pemerintah membawa agama. Dirinya mengajak kepada mahasiswa Papua untuk belajar, merenungkan firman Tuhan dan diterapkan dalam setiap tugas dan tanggung jawab terutama dalam membangun Papua. “ Membangun Papua harus berlandaskan firman Tuhan karena menurut sejarah Papua masuknya agama membawa pemerintahan dan bukan pemerintah membawa agama. Ini jelas, jadi mahasiswa Papua harus fokus belajar dan renungkan firman Tuhan dan terapkan terutama dalam membangun Papua”, tuturnya.  
Pewarta: Jhon Iyai  
IPMAPANDODE Sulut Antusias Merayakan Acara Syukuran Wisudawan Reviewed by Majalah Beko on 05.42.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.