Breaking News

Berita

Egebutu Berduka: 9 Nyawa Pelajar Melayang

9 korban disemayamkan di depan Gereja St. Maria Egebutu (Facebook/Ist.)
Dogiyai, MAJALAH BEKO - - Dogiyai kembali berduka. Pada Selasa (02/05/2017), sekitar pukul 13.00 WIT, terjadi kecelakaan tunggal yang menewaskan 9 orang dan 5 lainnya luka-luka di Nuwaibutu, Kabupaten Dogiyai.

Menurut informasi yang dihimpun majalahbeko.com, korban mengambil pasir di Kali Tuka (Moanemani) untuk pembangunan Sekretariat  Gereka Katolik Stase St. Maria Egebutu Dogiyai. Pasir diangkut di sebuah truk yang dikendarai sopir Ansori (47) asal Jawa. Bersama muatan pasir, mereka hendak kembali ke lokasi pembangunan sekretariat. Tepat di jalan baru Nuwaibutu (kaki Gunung Tetode), truk yang ditumpangi korban tidak mampu menaiki tanjakan. Akibatnya truk melaju turun dan terbalik. Sebelum terbalik, 3 orang anak bersama 2 orang tua lompat menyelamatkan diri. Sementara, 9 anak lainnya tertimbun truk bersama sopir.

“Kejadian ini terjadi di kaki Gunung Tetode, selesai angkut material (pasir) untuk pembangunan sekretariat gereja,” terang Mikael Pekei, seorang warga Egebutu kepada majalahbeko.com via telepon seluler, Rabu (03/05/2017).

Kesedihan mendalam dialami warga Egebutu. Yeremias Dimi, pewarta Gereja Katolik St. Maria Egebutu menyedihkan kejadian tragis ini.

“Saya dan alam Egebutu hari ini berduka, kami berduka karena mereka adalah penerus kami di gereja dan pemerintahan kami. Saya berdoa supaya arwah mereka diterima di sisi Alllah Bapa di Surga,” kata Yeremias.

Selain warga Dogiyai, ungkapan kesedihan (duka) juga dituliskan seorang pengajar SD YPPK Egebutu, Agustina Ikomou di dinding Facebook-nya kemarin.

“Kami sebagai bapak-ibu guru SD YPPK Egebutu merasakan kehilangan yang begitu mendalam, tak menduga dengan kecelakaan seperti ini. Tuhan wae… berikan kekuatan dan penghiburan kepada seluruh warga Egebutu, serta orang tua dan keluarga mereka yang ditinggalkan. Ampunilah salah dan dosa anak-anak kami, serta layaklah menerima mereka di dalam kerajaan Surga,” tulis Agustina.

Nama-nama Korban

12 korban tersebut adalah pelajar SD YPPK Egebutu, 2 korban lainnya adalah orang tua setempat. Berikut nama-nama korban yang meninggal:
1. Nando Anouw (L/12)
2. Selpina Edowai (P/8)
3. Simon Pigome (L/9)
4. Yohanes Dimi (L/10)
5. Novela Dimi (P/8)
6. Laurens Auwe (L/10)
7. Rita Auwe (P/8)
8. Paulina Dimi (P/9)
9. Alfrida Pekei (P/10)

Sementara, tiga lainnya (Agustina Dimi (P), Yohanes Pekei (L), dan Oktovina Dimi (P)) dilarikan ke RSUD Madi, Paniai. Kabar ketiga korban ini belum jelas hingga berita ini dipublikasikan. Kedua orang tua yang disebutkan hanya mengalami luka-luka.

Sementara ini, mayat-mayat korban masih disemayamkan di depan Gereja Katolik St. Maria Egebutu. (Alfred Pekei)
Egebutu Berduka: 9 Nyawa Pelajar Melayang Reviewed by Majalah Beko on 15.27.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.