Breaking News

Berita

Selamatkan Aset Negara, DPC BPANAI Nabire Siap Kerja

Ketua DPC BPANAI Kabupaten Nabire, Isak Boga (Philemon Keiya/Beko)
Nabire, MAJALAH BEKO - - Demi menyelamatkan aset negara, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Badan Penelitian Aset Negara Aliansi Indonesia (BPANAI) telah dibentuk. Ketua DPC BPANAI Kabupaten Nabire, Isak Boga menyatakan, dirinya berkomitmen untuk bekerja keras melawan semua tindakan dari oknum-oknum tertentu yang sudah merugikan negara.

Isak mengatakan, hadirnya BPANAI di kota Tugu ini telah dikoordinasikannya dengan pemerintah kabupaten (pemkab), mulai dari bupati, wakil bupati, sekda, dan kesbangpol setempat. Selain pemkab, ia juga telah berkoordinasi dengan mitranya, seperti kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan mitra lainnya.

“Saat kami koordinasi dengan Pemda Nabire, intinya, Pemda Nabire sambut positif dan tanggapi serius atas kehadiran lembaga ini,” kata Isak Boga, Jumat (12/05/2017) di Nabire, seraya berharap agar pemkab dan seluruh jajaran ASN di Kabupaten Nabire dapat bekerja sama demi membenahi dan menertibkan aset negara.

Untuk menjalankan tugas ini, ia bersama seluruh tim yang terbentuk sedang menunggu petunjuk dari pusat.

Oleh karena itu, Isak meminta anggotanya agar mulai menyiapkan diri dari sekarang. Karena, menurut dia, pasti akan ada pihak tertentu yang tidak senang dengan kehadiran lembaga tersebut.

“Jika ada pihak yang melawan, kami sudah bermitra dengan beberapa lembaga penegak hukum, seperti, Polri, kejaksaan, pengadilan negeri dan pengadilan tinggi,” ujarnya.

Isak juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat Nabire untuk mendukung BPANAI.

“Karena, kalau tidak, banyak pejabat di derah ini yang akan merajalela untuk menyalahgunakan aset negara,” tuturnya.

Ia siap mengampanyekan slogan BPANAI, seperti stop dan cegah pungutan liar, korupsi, kolusi, nepotisme, terorisme, dan narkoba untuk menjaga aset negara, menegakkan kebenaran dan keadilan, serta menjaga kesatuan NKRI.

Warga Nabire, Niko Tekege mengatakan, warga Nabire menyambut baik atas kehadiran lembaga tersebut. Kata dia, sesungguhnya, aset negara merupakan milik rakyat, sehingga harusnya tiap kali pengadaan aset negara harus transparan agar diketahui seluruh warga.

“Di daerah sini, banyak terjadi banyak kasus. Motor dan mobil dinas yang selalu keluar tiap tahun itu selalu dijadikan milik pribadi, padahal itu aset negara,” keluhnya.

Kasus penyelewengan aset negara, jelas Niko, banyak terjadi. Ia mencontohkan, jika si A dilantik menjadi salah satu kepala badan atau dinas. Setelah masa jabatannya usai dan dipindahkan ke dinas atau kantor lain, mobil atau motor dan aset dinas lain dari kantor sebelumnya selalu di bawah ke kantor yang baru atau selalu dijadikan milik pribadi.

“Hal itu bukan rahasia lagi. Sudah banyak terjadi seperti itu di sini (Nabire, red). Akibat tidak adanya ketegasan dari Bupati, tiap tahun selalu ada pengadaan motor dan mobil baru. Hal ini sebenarnya boros anggaran. Masih banyak hal yang harusnya dianggarkan. Harusnya bupati dan kepala bidang aset tegas dengan hal ini,” tuturnya.

Ia juga mengkritik bidang aset yang hampir tidak pernah kontrol semua aset daerah. Makanya, ia meminta lembaga yang dibentuk Presiden Jokowi di setiap daerah se-Indonesia ini berani membongkar semua penyalahgunaan aset negara di Kabupaten Nabire.

(Philemon Keiya/Beko)
Selamatkan Aset Negara, DPC BPANAI Nabire Siap Kerja Reviewed by Majalah Beko on 18.18.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.