BREAKING NEWS

Berita

BEM Unipa Bersama Ormas-Ormas Agama dengan Tegas Menolak HTI Masuk Unipa

Orasi BEM Unipa dan ormas-ormas agama menolak HTI masuk Unipa (Yepuni Giyai/Beko)
Manokwari, MAJALAH BEKO - - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unipa bersama organisasi-organisasi mahasiswa (ormas) bidang agama, terdiri dari; Forum Komunikasi Mahasiswa Islam (FKMI) Unipa, Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) Unipa, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Manokwari dengan tegas menolak paham radikal, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) masuk di kampus Unipa. Penolakan ini diekspresikan dengan aksi pemalangan pintu utama kampus Unipa, Senin (12/06/2017) siang.

Seorang orator aksi, Deflisen Pahala mengatakan, penolakan ini digelar akibat isu yang beredar, bahwa HTI telah beroperasi kampus Unipa.

“Disinyalir, terdapat paham HTI yang masuk di Unipa, sehingga kami Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Papua, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Manokwari, dan Gerakan Barisan Pemuda Kristen (Gebrak) melakukan aksi demo damai penolakan paham radikalisme yang dimaksud. Kami pun mencoba mengklarifikasi terkait opini yang berkembang, bahwasanya Unipa terlibat aktivitas HTI,” ujar mantan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Unipa itu di hadapan puluhan mahasiswa Unipa.

Deflisen menambahkan, HTI telah meresahkan masyarakat, sehingga penolakan ini wajib dilakukan sebelum HTI meresahkan Unipa.  

“Persoalan terkait paham radikalisme tentang HTI adalah persoalan yang membuat keresahan terhadap masyarakat Indonesia, secara khussus di Papua Barat. Hal ini juga berdampak sampai pada Unipa Manokwari,” ungkapnya.

Ia meminta pihak-pihak terkait untuk menyampaikan informasi berdasarkan bukti dan fakta yang autentik.

“Kami menghimbau terhadap pihak-pihak terkait agar dalam menyampaikan informasi terkait aktivitas HTI di Unipa harus diikuti dengan bukti-bukti yang autentik, sehingga tidak hanya menjadi opini bagi masyarakat Unipa dan masyarakat pada umumnya di Papua Barat,” pintanya.

Sehingga, tambah Deflisen, kampus yang adalah masyarakat intelektual ini tidak dipandang dan terlibat memelihara paham radikalisme HTI.

Ia juga meminta kepada publik untuk tidak terprovokasi isu SARA dan menjaga toleransi antar umat beragama.

“Kami juga menghimbau agar masyarakat tidak terpancing dengan opini-opini yang sengaja dimainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tetap menjaga toleransi umat beragama di Papua Barat, sehingga terciptanya Papua zona damai,” pintanya.

Hal serupa disampaikan seorang perwakilan mahasiswa Muslim, Rusman Kelkusa di kesempatan yang sama.

“Semua lapisan masyarakat yang ada di Provinsi Papua Barat perlu bersama-sama memerangi kelompok-kelompok yang berpotensi menghancurkan keragaman umat beragama di Papua Barat,” pintanya.

Rusman juga mendesak pihak Unipa untuk mengambil sikap tegas dalam menyikapi isu HTI yang berkembang.

Dalam aksi, massa memajangkan spanduk bertuliskan; “HTI & ORMAS ANTI DEMOKRASI ADALAH RACUN”, “TOLAK HTI DI MANOKWARI”, dan “KAMI MAU HIDUP DAMAI, HTI HARUS BUBAR”.

Selain itu, BEM Unipa bersama ormas-ormas tersebut membuat pernyataan sikap. (Baca : Ini Pernyataan Sikap Penolakan HTI di Unipa)

(Yepuni Giyai)
BEM Unipa Bersama Ormas-Ormas Agama dengan Tegas Menolak HTI Masuk Unipa Reviewed by Majalah Beko on 15.53.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.