Breaking News

Berita

Bahas Soal Pendidikan, Ini Hasil IPMN Yogyakarta bersama DPRD Nabire

Seorang perwakilan pelajar dan mahasiswa Nabire kota studi Yogyakarta menyerahkan tuntutan yang telah disepakati kepada DPRD Nabire. Foto: Berta/Beko.
Yogyakarta, MAJALAH BEKO - - DPRD Kabupaten Nabire bersama beberapa perwakilan mahasiswa Nabire yang terhimpun dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire (IPMN) kota studi Yogyakarta telah mengadakan pertemuan untuk membahas masalah pendidikan pelajar dan mahasiswa Nabire se-Indonesia, yakni dana bantuan pendidikan (beasiswa dan tugas akhir) dan asrama yang masih “morat-marit”. Pertemuan ini diadakan di Sawa Rasto, belakang Ambarukmo Plaza, Yogyakarta, Senin (17/7/2017) lalu pukul 18.20 WIB sampai 20.08 WIB.

Pertemuan yang digelar Marthen Douw, Ketua DPRD Nabire bersama rombongan ini menghasilkan beberapa aspirasi. Aspirasi tersebut dinyatakan IPMN Yogyakarta berdasarkan situasi dan kondisi pelajar dan mahasiswa Nabire se-Indonesia secara keseluruhan. Berikut aspirasi dimaksud dalam rilis yang diterima majalahbeko.com:

Ini Hasil Pertemuan IPMN Yogyakarta Bersama DPRD Kabupaten Nabire

Berangkat melihat kondisi dengan ketidakadilan yang kami rasakan di kota studi Yogyakarta dan bukan hanya kota studi Yogyakarta, tetapi hampir di setiap kota studi di Indonesia. Banyak janji bukan bukti, tetapi hal ini kami rasakan sejak berada di kota studi masing-masing. Pemerhatian dari Pemerintah Kab. Nabire sangatlah kurang. Banyak tuntutan kami suarakan lewat berbagai macam cara, alternatif media kami jadikan corong aspirasi. Pemerintah Kabupaten Nabire sampai saat ini belumlah melihat setiap aspirasi dari kami, padahal dengan tegas cerminan akan sumber daya manusia yang baik akan menunjang kemajuan dari Kabupaten Nabire itu sendiri. Sehingga, dalam hal ini, kami (pelajar dan mahasiswa Nabire) dengan tegas momohon kepada bapak Bupati Nabire lewat DPRD Kab. Nabire agar sekiranya bisa menjawab aspirasi yang selama ini kami suarakan.

Kami (pelajar dan mahasiwa Kabupaten Nabire) di Yogyakarta masih ingat dengan kedatangan dari pemda, yaitu yang pertama; Asisten Bupati, Yermias Degei dan  yang berikut adalah dari Staf Bagian Kesra Sekda Nabire atas nama Damianus Maweng, S.STP dalam hal pendataan mahasiswa terkait dengan pemondokan dan tugas akhir atau beasiswa mahasiswa Nabire seluruh Indonesia, salah satunya Yogyakarta. Hal ini yang biasanya dilakukan oleh pemerintah dalam tiap tahunnya. Namun, hingga detik ini, aspirasi yang kami suarakan lewat kedua perwakilan Pemda Nabire tersebut belumlah ditindaklanjuti (terkesan baku tipu rameh”).

Adapun aspirasi dari masing-masing kota studi se-Indonesia yang kami rangkum demi memenuhi kebutuhan mahasiswa, dalam hal ini pelajar dan mahasiswa Nabire. Sehingga, dengan memenuhi hal tersebut, kami (mahasiswa Nabire asal kota studi Yogyakarta) dengan ini menyatakan dengan tegas bahwa:

Kota Studi Yogyakarta
1. Kami (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Yogyakarta) dengan tegas meminta kepada Pemerintah Kab. Nabire (Bupati) melalui DRRD Nabire yang hari ini bertemu dengan kami, agar segera merealisasikan Asrama Mahasiswa dan Pelajar Nabire di Yogyakarta (pemondokan).
2. Kami (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire di Yogyakarta)  dengan tegas meminta kepada bupati melalui DPRD, agar sekiranya merealisasikan dana pendidikan, dana tugas akhir (beasiswa).

Tuntutan & Aspirasi Kota Studi se-Indonesia (Kota Studi di luar Yogyakarta)

1. IPMN Kota Studi Jakarta
Asrama (pemondokan) dan dana akhir studi (beasiswa)
2. IPMN Kota Studi Kota Studi Malang
Asrama (pemondokan) dan dana akhir studi (dana pendidikan/beasiswa)
3. IPMN Kota Studi Surabaya
Kami hanya usul agar Pemda Kab. Nabire agar sekiranya membantu membangun asrama di kota studi Surabaya dan dana akhir studi (dana pendidikan/beasiswa)
4. IPMN Kota Studi Kota Studi Bogor
Kami mahasiswa Nabire asal Bogor terdiri 48 mahasiswa meminta diadakan pemondokan / kontrakan dan dana tugas akhir (dana pendidikan/ beasiswa)
5. IPMN Kota Studi Semarang
Kontrakan atau pemondokan dan dana tugas akhir (dana pendidikan/beasiswa)
6. IPMN Kota Studi Jayapura
Beasiswa untuk seluruh mahasiwa Nabire dan agenda kerja mahasiswa Kab. Nabire
Rekomondasi Ketua Tim Peduli Pendidikan Kab. Nabire (TPPKN) se-Indonesia: Dialog Pendidikan bersama Pemerintah Kab. Nabire dan Mubes besar-besaran IPMN
7. IPMN Kota Studi Manokwari
Kami (IPMN Kota Studi Manokwari) meminta, jika mau melakukan pendataan soal pendidikan, DPRD Nabire (maupun instansi terkait dalam lingkup Pemda Nabire) harus turun langsung dan bertatap muka dengan pelajar dan mahasiswa Nabire di tiap kota studi se-Indonesia. Kami juga meminta kejelasan dan perhatian serius Pemda Nabire untuk asrama dan dana pendidikan (beasiswa dan studi akhir). Pemda Nabire melalui instansi terkait harus merealisasikan dengan jelas dana pendidikan dimaksud dan merehap asrama (putra-putri) yang dibangun saat masa kepemimpinan AP Youw di Manokwari.

Apabila semua poin-poin  di atas tidak direalisasi, maka Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Seluruh Indonesia dengan tegas akan melakuan aksi protes secara besar-besaran di Nabire.

Yang bertanda tangan di bawah ini, Pengurus Harian Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Yogyakarta.

Hormat Kami,

Badan Pengurus Harian
Ikatan Pelajar Mahasiswa Nabire Yogyakarta


Laurensus Zonggonau, SH

Tembusan:
1.
Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Jakarta
2. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Bogor
3. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Semarang
4. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Surabaya
5. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Malang
6. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Jayapura
7. Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nabire Kota Studi Manokwari

Ini Tanggapan DPRD Nabire

1. Ketua DPRD Kab. Nabire, Marthen Douw, SE mengatakan bahwa pemilihan kota studi Yogyakarta sebagai tempat penyaringan aspirasi karena Ketua DPRD beranggapan bahwa kota studi Yogyakarta merupakan titik sentral kota pendidikan di Indonesia.
2. Ketua Komisi B Bidang Pendidikan DPRD Nabire mengatakan bahwa menanggapi aspirasi mahasiswa yang terkait dengan dana pendidikan, benar itu adalah instruksi dari Bupati Kab. Nabire. Namun, sampai di daerah, sesuai dengan data yang sudah diambil dari masing-masing kota studi sudah direalisasikan. Namun terjadi penyimpangan (pemalsuan identitas data). Dari masyarakat setempat mengatasnamakan mahasiswa Nabire. Sehingga, dana yang dimaksudkan tidak tepat sasaran.
3. Adapun Anggota DPRD Nabire, Muhamad Iskandar mengatakan bahwa kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari peningkatan sumber daya manusia dan sumber daya alam. Sehingga, untuk memperkuat  kemajuan daerah, peran dari mahasiswa sangatlah dibutuhkan dan aspirasi dijawab dan bisa saja tidak, tergantung dari kondisi daerah yang ada.
4. Sebagai kesimpulan, Ketua DPRD Kab. Nabire, Marthen Douw mengatakan bahwa untuk mempertegas semua aspirasi dari mahasiswa dan pelajar Nabire se-Indonesia, bahwa; Saya pegang palu dan saya yang ketuk meja. Untuk teknis dan pembagian dana, nanti akan dibahas dan adik-adik mohon doanya.

(IPMN Yogyakarta/Red/Beko)
Bahas Soal Pendidikan, Ini Hasil IPMN Yogyakarta bersama DPRD Nabire Reviewed by Majalah Beko on 21.44.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.