BREAKING NEWS

Berita

Bebaskan Obby Kogoya, Ini Pernyataan Sikap Front Anti Kriminalisasi

Front Anti Diskriminasi “Bebaskan Obby Kogoya Tanpa Syarat. Segera Tangkap dan Adili Polisi Penyiksa Obby Kogoya”. Foto: IPMA PAPUA.
Manokwari, MAJALAH BEKO - - Setelah menempuh perjalanan yang panjang, sidang putusan Obby Kogoya digelar pada Kamis (27/7/2017) pukul 09.00 WIB di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Dalam putusan ini, Obby terbukti bukan pelaku kejahatan berdasarkan empat fakta yang terkuak. Tidak ada perbuatan yang mengharuskan Obby bertanggunggjawab secara pidana. Menyikapi kriminalisasi yang dialami Obby Kogoya dan kasus pembungkaman ruang demokrasi di Yogyakarta, Front Anti Kriminalisasi (LBH Jogja, IPMAPA, AMP, FRI-WP) menyatakan sikap. Berikut pernyataan sikap Front Anti Kriminalisasi yang diterima majalahbeko.com:

Pernyataan Sikap
Front Anti Kriminalisasi

Bebaskan Obby Kogoya, Lawan Kriminalisasi
SIDANG PUTUSAN
Kamis, 27 Juli 2017
Pukul 09.00 WIB – selesai di Pengadilan Negeri Yogyakarta
Jl. Kapas No.10, Semaki, Umbulharjo, Kota Yogyakarta
https://goo.gl/maps/qFD62JmHqx72

Pada aksi massa 15 Juli 2016, 8 mahasiswa Papua ditangkap dan dibawa ke Polda DIY dengan sewenang-wenang tanpa alasan yang jelas. Kriminalisasi Obby Kogoya adalah bentuk pemberangusan demokrasi.

Setelah menempuh perjalanan panjang, tiba juga @obby_kogoya pada tahap ini: sidang putusan. Sidang ini rencana digelar pada Kamis, 27 Juli 2017, pukul 09.00 di Pengadilan Negeri Yogyakarta.

Selama proses persidangan terungkap sejumlah fakta yang menunjukkan, Obby tidak melakukan perbuatan kekerasan/pemukulan kepada polisi sebagaimana dituduhkan oleh jaksa. Fakta tersebut diantaranya:

1. Saksi yang paling dekat dengan kejadian kontak fisik antara Obby dengan polisi menyatakan tidak ada pemukulan yang dilakukan oleh Obby kepada polisi.

2. Alat bukti informasi/dokumen elektronik berupa video yang dihadirkan di persidangan pun juga menerangkan hal serupa, tidak ada pemukulan.

3. Bukti visum et repertum diduga palsu atau dipalsukan. Visum dilakukan pada pukul 10.15, tapi dalam video yang dihadirkan memperlihatkan polisi yang mengaku sebagai korban Obby masih ada di depan Asrama Mahasiswa Papua pada pukul 12.04.

4. Seluruh saksi yang memberatkan adalah polisi sehingga diragukan keterangannya. Ada ikatan dinas yang mengharuskan mereka taat pada perintah atasan.

Berangkat dari fakta-fakta yang terkuak, sesungguhnya Obby bukanlah pelaku kejahatan. Tidak ada perbuatan yang mengharuskan dia bertanggunggjawab secara pidana. Kita akan melihat hakim yang akan menentukan putusan sidang sekaligus menguji keberpihakannya terhadap ruang demokrasi.

Sudah lama rakyat West Papua mendapatkan diskriminasi rasial dan pembungkaman ruang demokrasi di Indonesia terutama di Jogjakarta. Kita tidak akan berdiam diri atas represifitas aparat Negara atau dengan ormas ormasnya, kita tidak akan berdiam diri dengan diskriminasi rasial yang terus dihadapi rakyat West Papua, dan kita tidak akan berdiam diri dengan pembuangan ruang demokrasi yang terus terjadi di Indonesia khususnya di Yogyakarta. Kita juga menyerukan solidaritas dari rakyat tertindas lainnya yang ada di West Papua atau yang ada di Indonesia untuk bergabung memperjuangkan hak hak kita bersama terhadap ruang demokrasi yang sedang dibungkam. Maka dengan ini semua, kami menyatakan sikap terhadap kasus pembungkaman ruang demokrasi di Yogyakarta dan kriminalisasi yang dialami Obby Kogoya sebagai berikut:

1. Bebaskan Obby Kogoya karena dia tidak terbukti bersalah dan dia merupakan korban kriminalisasi
2. Mengecam keras tindakan aparat kepolisian yang melakukan kriminalisasi, diskriminasi rasial, dan yang menjadi pelaku kekerasan terhadap Obby Kogoya
3. Hentikan rasisme dan kriminalisasi terhadap rakyat West Papua atau juga terhadap rakyat Indonesia
4. Hentikan perampasan tanah rakyat yang dilakukan oleh Negara Indonesia dan berikan ruang hidup untuk rakyat
5. Tangkap dan adili polisi pelaku kekerasan terhadap Obby Kogoya
6. Berikan ruang demokrasi bagi rakyat West Papua dan bagi seluruh rakyat tertindas di Indonesia.

#bebaskanobby #lawankriminalisasi #stoprasisme
Front Anti Kriminalisasi
(LBH Jogja, IPMAPA, AMP, FRI-WP)

(Yepuni Giyai)
Bebaskan Obby Kogoya, Ini Pernyataan Sikap Front Anti Kriminalisasi Reviewed by Majalah Beko on 16.05.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.