Breaking News

Berita

Ini Agenda Relawan 500 Payung Peduli Mama-Mama Papua di Nabire

Payung peduli mama-mama Papua. Foto: Aten Pekei/Beko.
Nabire, MAJALAH BEKO - - Roberta Muyapa, koordinator umum Relawan 500 Payung Peduli Mama-Mama Pasar Papua menjelaskan agenda-agenda relawan 500 payung di Kabupaten Nabire.

Penggagas aksi 500 payung ini mengatakan, relawan 500 payung akan membagikan 254 payung kepada mama-mama asli Papua yang menjual hasil kebunnya di 16 pasar se-Kabupaten Nabire pada Sabtu (19/8/2017) mendatang.

“Teman-teman relawan 500 payung di Nabire akan bagikan 254 payung. Kami akan bagikan kepada mama-mama Papua di 16 pasar yang ada di Kabupaten Nabire pada hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2017, minggu depan,” kata Muyapa ketika ditemui wartawan majalahbeko.com, Kamis (10/8/2017) malam di Nabire.

Dikatakan Muyapa, 16 pasar tersebut terdiri dari pasar Karang Tumaritis, pasar Oyehe, pasar Kali Bobo, pasar Sore KPR, pasar Kali Susu, pasar Smoker, pasar sore Kali Bobo, pasar Buton, pasar Karang Mulia, pasar Kali Bobo (samping jembatan Kali Bobo), pasar SP A, pasar Samabusa, pasar Waharia, pasar Nifasi, pasar Topo, dan pasar SP B.

Teknik dan Sasaran Pembagian Payung

Muyapa mengatakan, 254 payung akan dibagikan kepada mama-mama Papua yang masih berjualan beralaskan karung dan noken di 16 pasar tersebut. Pembagian ini berdasarkan data 20 relawan 500 payung per pasar yang telah dibentuk dalam pertemuan yang diadakan pada Senin (7/8/2017) malam.

“Sudah tiga hari teman-teman relawan survei di masing-masing pasar. Kami akan bagikan payung-payung itu kepada mama-mama Papua yang benar-benar tidak mendapatkan tempat yang layak. Intinya sesuai data yang teman-teman relawan dapat,” terangnya.

Baca juga: Kenapa Ada Aksi 500 Payung untuk Mama-Mama Papua? Ini Alasan dan Usahanya

Berdasarkan data-data itu, tambah Muyapa, pihaknya akan membuat surat undangan untuk dibagikan kepada mama-mama Papua sebelum pembagian dilaksanakan.

“Kami akan kasih undangan ke mama-mama satu atau dua hari sebelum pembagian,” ujarnya.

Jenis Kegiatan Pembagian Payung

Payung-payung tersebut tidak dibagikan secara langsung. Muyapa mengatakan, ada dua kegiatan pengiring yang akan digelar, yaitu stand atau pameran noken dan seminar mama-mama Papua, serta terakhir, pembagian payung.

“Kita akan adakan stand atau pameran noken. Mama-mama akan jualan di situ lagi. Yang pastinya, stand dahulu. Setelah itu seminar. Mama-mama ikut seminar. Setelah dari seminar, kami bagikan payung ke mama-mama,” katanya.

Untuk seminar, kata Muyapa, temanya akan disesuaikan pemateri.

“Jadi, tema umum seminar tentang mama-mama pasar. Tergantung pembicara mau ambil tentang apa,” katanya.

Awalnya, dijelaskan Muyapa, tujuh perwakilan mama-mama Papua dari tujuh wilayah adat Papua akan menerima payung.

“Yang pertama, penyerahan payung ke mama-mama perwakilan itu kami belum tentukan. Setelah itu, mama-mama yang lain akan dipanggil untuk ambil payung sesuai data-data 20 relawan kami,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan itu, kata Muyapa, akan diadakan di tempat dan hari yang sama. Sementara, tempat pelaksanaan belum ditentukan.

“Tempat pelaksanaan belum pasti. Kami akan putuskan semua kepastian saat pertemuan hari Minggu besok,” singkatnya.

Ini Tanggapan Mama-Mama Penjual Asli Papua

Saat mendatakan di pasar, relawan 500 payung ditanggapi mama-mama penjual asli Papua.

Ance Adii, seorang relawan di pasar Smoker menjelaskan, sebagian mama Papua mempercayai adanya pembagian payung, lainnya tidak. Adii mengaku, mama-mama yang percaya mengatakan bangga atas aksi solidaritas dimaksud.

“Saya sudah jelaskan ke mama-mama. Mama-mama yang percaya mereka bangga kalau mahasiswa yang bantu. Saya bilang, mama dong doakan saja. Trus, mama bilang, oke, kami tunggu,” ungkapnya.

Selain itu, Debora Nawipa dan Marselina Erekta Yeimo, dua relawan di pasar Karang Tumaritis menjelaskan, beberapa mama Papua marah karena sempat didatangi beberapa orang yang meminta nama dan memotret. Namun, setelah dijelaskan maksud pendataan, mama-mama tersebut menerima Nawipa dan Yeimo.


(Aten Pekei)
Ini Agenda Relawan 500 Payung Peduli Mama-Mama Papua di Nabire Reviewed by Majalah Beko on 19.28.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.