Breaking News

Berita

Kepala Suku Besar Mee di Jayapura Periode 2017-2021 Dilantik

Simeon Itlay menyerahkan secara simbolis nilai budaya kepada Nus Gobai, kepala suku besar Mee di Jayapura. Foto: Nomensen Douw/Beko.
Jayapura, MAJALAH BEKO - - Kepala suku besar Mee wilayah adat Meepago dilantik dengan resmi, Jumat (11/8/2017) di Auditorium Uncen, Jayapura, Papua, dalam “Kegiatan Pelantikan, Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Kepala Suku Besar Mee Wilayah Adat Meepago di Provinsi Papua Periode 2017-2021”.

Acara yang bertema “Mee Bangkit dan Bersinar” dan bersub tema “Bersatu Kita Kuat-Bercerai Kita Runtuh” ini dihadiri semua elemen masyarakat yang berada di Kota Jayapura, terdiri dari Pemerintah Provinsi Papua, badan keamanan, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan tokoh agama.

Nus Gobai, kepala suku besar Mee telah mengambil sumpah janji yang dibacakan perwakilan tokoh agama, Pendeta Jek Ikomou, sekaligus melantik kepala suku besar Mee di Jayapura secara resmi.

"Saya sebagai hamba Allah hanya melepaskan berkat Tuhan kepada kepala suku besar ini. Allah Bangsa Papua akan memimpin, memberi kekuatan memimpin kepada Anda (kepala suku besar Mee, red.),” kata Pdt. Ikomou di sela-sela melantik.

Pdt. Ikomou mengatakan, situasi di Papua telah kacau. Sehingga, ia mengajak orang Papua, khususnya Mee untuk kuat menghadapi situasi tersebut.

“Suku Mee harus berubah melawan awan gelap mabuk, harus melawan awan gelap merokok, harus melawan awan gelap makan pinang, harus melawan awan gelap sex bebas," ajaknya.

Ia juga mengajak kepala suku besar Mee yang baru dilantik untuk tidak jatuh dalam situasi dimaksud.

“Kepada suku besar Mee, engkau harus membawa suku Mee ini kepada negeri yang penuh damai, harus takut akan Tuhan baru maju menghadapi masalah yang akan datang, bangun metode baru untuk membawa suku Mee ini untuk menjaga agar tidak jatuh kepada masalah yang besar," ajak Pdt. Ikomou.

Sementara, dalam kesempatan yang diberikan, perwakilan Pemerintah Provinsi Papua yang diwakili Staf Khusus Gubernur, Simeon Itlay memberikan amanah kepada kepala suku besar Mee yang baru dilantik.

Itlay mengatakan, anak panah dan busur hanya menggambarkan jati diri manusia Papua, bukan untuk berperang membunuh saudara kita.

“Jadi, seketika masalah datang harus disikapi dengan perasaan hati baru ke otak," ajak Itlay seraya menyerahkan secara simbolis nilai budaya Mee kepada kepala suku besar Mee.

Sebagai rasa hormat atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Mee di Jayapura, Nus Gobai mengajak suluruh masyarakat Mee di Jayapura untuk menghormati nilai-nilai luhur suku Mee.

"Suku Mee adalah suku yang menghargai suku lain. Suku Mee adalah guru bagi suku lain. Suku Mee adalah suku yang sudah ada sejak dulu di Kota Numbay ini,” katanya.

Ia mengajak masyarakat Mee di Jayapura untuk bangkit dan turut membangun Papua menjadi lebih baik.

“Suku Mee masuk babak baru. Suku Mee harus bangkit dan bersinar mulai hari ini. Mari kita maju lawan mereka yang tidak benar dan mendukung mereka yang benar-benar membangun Papua ke depan," ajaknya.

Selain itu, Gobai berterima kasih kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Papua, perwakilan keamanan, dan seluruh masyarakat Mee yang hadir di acara yang diikuti sekitar 300-an orang ini.

Gobai mengatakan, amanah yang diberikan sangatlah penting, sehingga ucapan terima kasih disampaikan lagi kepada masyarakat Mee di Jayapura.

“Sekali lagi, terima kasih atas amanah ini," ucap Gobai.


(Nomensen Douw)
Kepala Suku Besar Mee di Jayapura Periode 2017-2021 Dilantik Reviewed by Majalah Beko on 19.21.00 Rating: 5
All Rights Reserved by MAJALAH BEKO ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.