BREAKING NEWS

Berita

Kelompok Belajar Ayosami Papua Butuh Perhatian Pemkab Maybrat

Lamifa, koordinator kelompok belajar Yayasan Papua di Kampung Faan, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat. Foto: FWM/Beko.
Maybrat, MAJALAH BEKO - - Pendidikan merupakan aspek terpenting dalam kehidupan setiap masyarakat, termasuk masyarakat di Kabupaten Maybrat. Kabupaten Maybrat merupakan kabupaten pemekaran yang dalam proses pembangunannya membutuhkan sumber daya manusia yang handal dan berdaya saing.

Sumber daya manusia yang dibutuhkan tidak hanya untuk masa sekarang, namun perlu adanya investasi sumber daya manusia untuk pembangunan Maybrat di masa yang akan datang.

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ayosami yang didirikan di Kampung Faan, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat merupakan strategi menyiapkan sumber daya manusia Maybrat pada jenjang pertama. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional poin (b), bahwa UU Nasional Negara Republik Indonesia tahun 1945 telah mengamanatkan, dan juga poin (c).

Lamifa, koordinator kelompok belajar Yayasan Papua di Kampung Faan, Distrik Aifat Timur Tengah, Kabupaten Maybrat mengungkapkan bahwa, kelompok belajar yang sudah dijalankan selama dua tahun ini didirikan lantaran masalah pendidikan yang terjadi di Maybrat. “Guru-guru tidak rutin dalam proses mengajar dan mendidik. Hal ini terlihat akan setiap kegiatan guru-guru yang selalu mementingkan kegiatan di luar kota,” ungkapnya belum lama ini.

Lamifa melanjutkan, setelah balik dari kegiatan luar kota, para guru langsung memberikan ulangan kenaikan kelas kepada para siswa di kampung. “Anak-anak di kampung hampir sebagian tidak tahu baca padahal sudah kelas 3 dan 4 yang seharusnya sudah bisa membaca dan menulis baik,” ungkapnya.

Berangkat dari masalah ini, tambah dia, pihaknya mencoba membuka kelas belajar di sana, yang kelas PAUD sudah berhasil melakukan penamatan dua kali dan sudah mempunyai dua angkatan.

“Kendala yang dirasakan sampai saat ini, kami belum mendapatkan bangunan sendiri, kami harus menggunakan rumah warga sebagai sarana tempat belajar. Untuk biayanya, kami masih tanggung sendiri,” ungkapnya lagi.

Lamifa mengatakan, tugas mulia ini merupakan sebuah panggilan untuk melayani tangisan dari kesunyian generasi emas yang merindukan perhatian dan rasa bertangungjawap dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat melalui dinas pendidikan.

Selain itu, untuk meningkatkan kegiatan belajar-mengajar yang kondusif, ia mengatakan, pihaknya akan menggelar aksi penggalangan dana pada Sabtu (14/10/2017) besok, untuk memberi dukungan pembangunan pondok belajar permanen.

Oleh karena itu, Lamifa mengharapkan, pemerintah dan kepala dinas pendidikan dapat segera memberikan kontribusi bagi generasi masa depan Maybrat. “Jangan sampai ini dibiarkan terus dan menjadi penyakit bagi generasi Papua yang membutuhkan sentuhan lebih di dunia pendidikan dasar,” harapnya.

(Fecky Wilzson Mobalen)
Kelompok Belajar Ayosami Papua Butuh Perhatian Pemkab Maybrat Reviewed by Majalah Beko on 16.29.00 Rating: 5
All Rights Reserved by Majalah Beko ǀ Situs Berita Online Papua ©Dedicated for West Papuan Property of CV Media Beko

Hubungi Kami

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.